selamat datang

Rabu, 28 Juli 2010

RPP MATEMATIKA KLS IV SEMESTER 1

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran KLS IV SEMESTER 1

Mata Pelajaran : Matematika
Kelas/Semester : IV/1
Pertemuan Ke- : 1 dan 2
Alokasi Waktu : 4 × 35 menit
Standar Kompetensi : 1. Memahami dan menggunakan sifat-sifat
operasi hitung bilangan dalam pemecahan masalah
Kompetensi Dasar : 1.1 Mengidentifikasi sifat-sifat operasi hitung

Indikator : 1. Mengenal sifat pertukaran
2. Mengenal sifat pengelompokan

I. Tujuan Pembelajaran
1. Siswa dapat mengenal dan menggunakan sifat pertukaran pada penjumlahan
2. Siswa dapat mengenal dan menggunakan sifat pengelompokan pada
Penjumlahan

II. Materi Ajar
• Operasi hitung bilangan

III. Metode Pembelajaran
1. Informasi/Ceramah
2. Demonstrasi
3. Diskusi
4. Tanya jawab

IV. Langkah-Langkah Pembelajaran
Pertemuan ke-1 (2 × 35 menit)
1. Kegiatan Awal
• Guru menjelaskan tujuan pembelajaran.
• Apersepsi dari guru.
• Pengetahuan prasyarat siswa: penjumlahan dua bilangan tiga angka.
2. Kegiatan Inti
• Guru mengajak siswa mendiskusikan penjumlahan dua bilangan tiga
angka, misalnya 365 + 435 = ....
365 Satuan : 5 + 5 = 10, ditulis 0 simpan 1 puluhan
435 Puluhan : 1 (simpanan) + 6 + 3 = 10, ditulis 0 simpan 1 ratusan
––– + Ratusan : 1 (simpanan) + 3 + 4 = 8
800 Hasil : 8
• Guru meminta siswa menjumlahkan 435 dan 365435 + 365 = ....
• Guru meminta siswa membuat kesimpulan.
• Guru mengajak siswa berlatih soal pada buku siswa halaman 4.
• Guru memberi kesempatan kepada siswa untuk bertanya.
3. Kegiatan Akhir
• Guru meminta siswa mendiskusikan soal pada kolom ”Ayo Diskusi”
pada buku siswa halaman 4.
• Guru membimbing dan mengarahkan siswa membuat kesimpulan dari
diskusi tersebut.
• Guru memberikan kata-kata pujian kepada siswa atas keaktifannya
mengikuti proses pembelajaran.

Pertemuan ke-2 (2 35 menit)
1. Kegiatan Awal
• Guru mengajak siswa mengingat pembelajaran yang lalu.
• Guru menjelaskan tujuan pembelajaran.
• Apersepsi dari guru.
• Pengetahuan prasyarat: penjumlahan tiga bilangan.
2. Kegiatan Inti
• Guru mengajak siswa berdiskusi, misalnya
(200 + 185) + 115 200 + (185 + 115)
= 385 + 115 = 200 + 300
= 500 = 500
Benarkah (200 + 185 ) + 115 = 200 + (185 + 115)?
• Guru mengajak siswa berlatih soal pada buku siswa halaman 5.
• Guru memberi waktu kepada siswa untuk bertanya.
3. Kegiatan Akhir
• Guru bersama-sama siswa membuat kesimpulan bahwa pada
penjumlahan tiga bilangan berlaku sifat pengelompokan.
• Guru memberikan kata-kata pujian kepada siswa atas keaktifannya
mengikuti proses pembelajaran.
• Guru memberi tugas kepada siswa (”Tugas Untukmu”) pada buku siswa
halaman 5.

V. Alat/Bahan/Sumber Belajar
1. Alat/Bahan
• Kalkulator
2. Sumber Belajar
• Buku Matematika Gemar Berhitung 4A halaman 3–5

VI. Penilaian
1. Tertulis
Contoh soal:
1) 643 145 643 + 145 = 145 + ....
145 643 = ....
––– + ––– +
.... ....
2) Selesaikan menggunakan sifat pengelompokan.
a. 436 + 145 + 260 = ....
b. 318 + 437 + 145 = ....
2. Kinerja/Perbuatan
• Tingkah laku siswa, minat belajar, sikap, keaktifan dalam bertanya dan
menjawab pertanyaan, serta keaktifan siswa dalam proses belajar
mengajar.
3. Penugasan/Proyek
• Guru memeriksa dan mengecek apakah tugas yang diberikan ke siswa
dapat terselesaikan dengan baik atau tidak.











Mengetahui, ......................, ..................
Kepala Sekolah Guru Matematika




Huda Arifin, S.Ag Surya Rahmiyati, S.Pd


Rencana Pelaksanaan Pembelajaran

Mata Pelajaran : Matematika
Kelas/Semester : IV/1
Pertemuan Ke- : 3, 4, 5, dan 6
Alokasi Waktu : 8 x 35 menit

Standar Kompetensi : 1. Memahami dan menggunakan sifat-sifat operasi
hitung bilangan dalam pemecahan masalah
Kompetensi Dasar : 1.2 Mengurutkan bilangan
Indikator : 1. Mengenal bilangan 1.001 – 5.000
2. Mengenal bilangan lebih dari 5.000
3. Menentukan nilai tempat: ribuan, ratusan, puluhan, dan satuan
4. Menentukan nilai tempat: ratusan ribu, puluhan ribu, ribuan, ratusan,
puluhan, dan satuan
5. Membandingkan dua bilangan dengan menggunakan nilai tempat
6. Mengurutkan dan menyusun bilangan 1.001 – 5.000 dari terkecil atau terbesar
7. Mengurutkan dan menyusun bilangan lebih dari 5.000
(bilangan terdiri atas 4 angka atau 5 angka)

I. Tujuan Pembelajaran
1. Siswa dapat mengenal bilangan 1.001–5.000.
2. Siswa dapat mengenal bilangan lebih dari 5.000.
3. Siswa dapat menentukan nilai tempat: ribuan, ratusan, puluhan, dan satuan.
4. Siswa dapat menentukan nilai tempat: ratusan ribu, puluhan ribu, ribuan,
ratusan, puluhan, dan satuan.
5. Siswa dapat membandingkan dua bilangan dengan menggunakan nilai tempat.
6. Siswa dapat mengurutkan dan menyusun bilangan 1.001 – 5.000 dari terkecil
atau terbesar.
7. Siswa dapat mengurutkan dan menyusun bilangan lebih dari 5.000 (bilangan
terdiri atas 4 angka atau 5 angka).

II. Materi Ajar
• Operasi hitung bilangan

III. Metode Pembelajaran
1. Informasi/Ceramah
2. Demonstrasi
3. Diskusi
4. Tanya jawab

IV. Langkah-Langkah Pembelajaran
Pertemuan ke-3 (2 × 35 menit)
1. Kegiatan Awal
• Guru menjelaskan tujuan pembelajaran.
• Apersepsi dari guru.
• Guru mengajak siswa mengingat kembali pembelajaran yang lalu.
2. Kegiatan Inti
• Guru mengajak siswa mendemonstrasikan dan mendiskusikan cara
mencoba dan menulis lambang bilangan serta menulis nama bilangan
sampai dengan 5.000.
• Guru mengajak siswa mendiskusikan soal-soal pada buku siswa halaman
6–7.
• Dengan menggunakan metode tanya jawab, guru menjelaskan cara
membaca dan menulis lambang bilangan lebih dari 5.000.
• Guru meminta siswa mengerjakan soal-soal pada buku siswa halaman
7–8.
3. Kegiatan Akhir
• Guru meminta siswa membuat rangkuman dengan bahasanya sendiri.
• Guru memberikan kata-kata pujian kepada siswa atas keaktifan dan
kesungguhannya mengikuti proses pembelajaran.
• Guru memberi tugas PR 3–5 soal.

Pertemuan ke-4 (2 × 45 menit)
1. Kegiatan Awal
• Guru memberi motivasi belajar kepada siswa
• Guru menjelaskan tujuan pembelajaran
• Guru mengajak siswa untuk mengingat sekilas pembelajaran yang lalu
2. Kegiatan Inti
• Guru mengajak siswa berdiskusi menentukan nilai tempat: ribuan,
ratusan, puluhan, dan satuan.
• Guru mengajak siswa berlatih soal pada buku siswa halaman 9.
• Guru mengajak siswa berdiskusi menentukan nilai tempat bilangan 5
angka.
• Guru meminta siswa mengerjakan soal-soal pada buku siswa halaman
10–11.
3. Kegiatan Akhir
• Guru mengajak siswa membuat kesimpulan dengan pertanyaan-
pertanyaan penjajakan.
• Guru memberikan kata-kata pujian kepada siswa atas keaktifannya
mengikuti proses pembelajaran.

Pertemuan ke-5 (2 × 35 menit)
1. Kegiatan Awal
• Guru memberi motivasi untuk siswa.
• Guru mengajak siswa untuk mengingat sekilas pembelajaran yang lalu.
• Guru menjelaskan tujuan pembelajaran.
2. Kegiatan Inti
• Guru mengajak siswa berdiskusi tentang cara membandingkan dua
bilangan yang melibatkan nilai tempat.
• Siswa diminta mengerjakan soal-soal pada buku siswa halaman 12–13.
• Guru memberi kesempatan kepada siswa untuk menanyakan hal-hal yang
kurang jelas.
3. Kegiatan Akhir
• Guru bersama-sama siswa membuat kesimpulan cara membandingkan
dua bilangan, yaitu membandingkan angka-angka pada nilai tempatnya
di kedua bilangan.
• Guru memberikan kata-kata pujian kepada siswa atas keaktifan dan
kesungguhannya mengikuti proses pembelajaran.

Pertemuan ke-6 (2 × 35 menit)
1. Kegiatan Awal
• Guru memberi motivasi belajar kepada siswa.
• Guru mengajak siswa mengingat sekilas pembelajaran yang lalu.
• Guru menjelaskan tujuan pembelajaran.
2. Kegiatan Inti
• Dengan menggunakan metode demonstrasi, guru meminta siswa
mengurutkan bilangan berdasarkan nilai tempat.
• Siswa diminta mengerjakan soal-soal pada buku siswa halaman 13–18.
• Siswa diajak meneruskan kegiatan pembelajaran seperti di atas dengan
bilangan lebih dari 5.000 seperti pada buku siswa halaman 17.
• Guru mengajak siswa berlatih soal-soal pada buku siswa halaman 17–18.
• Guru memberi kesempatan kepada siswa untuk menanyakan hal-hal yang
belum jelas.
3. Kegiatan Akhir
• Guru bersama siswa membuat kesimpulan tentang cara mengurutkan
dan menyusun bilangan 1.001–5.000 dan bilangan lebih dari 5.000.
• Guru memberi kata-kata pujian kepada siswa atas keaktifan dan
kesungguhannya mengikuti proses belajar mengajar.
• Guru meminta siswa mengerjakan tugas (”Tugas Untukmu”) pada buku
siswa halaman 15.

V. Alat/Bahan/Sumber Belajar
1. Alat/Bahan
• Kartu bilangan
• Kotak bilangan jika memungkinkan
2. Sumber Belajar
• Buku Matematika Gemar Berhitung 4A halaman 6–19

VI. Penilaian
1. Tertulis
Contoh soal:
1. 524 127 524 + 127 = 127 + ....
127 524
––– + ––– +
.... ....
2. 7.502 nama bilangannya ....
3. Bilangan yang hilang pada susunan bilangan berikut adalah ....
12.718, 12.720, 12.721, 12.722, 12.723.
2. Kinerja/Perbuatan
• Tingkah laku siswa, minat belajar, sikap, keaktifan dalam bertanya dan
menjawab pertanyaan, serta keaktifan siswa dalam proses belajar
mengajar.
3. Penugasan/Proyek
• Guru memeriksa dan mengecek apakah tugas yang diberikan ke siswa
dapat terselesaikan dengan baik atau tidak.

















Mengetahui, ......................, ..................
Kepala Sekolah Guru Matematika





Huda Arifin, S.Ag Surya Rahmiyati, S.Pd




Rencana Pelaksanaan Pembelajaran

Mata Pelajaran : Matematika
Kelas/Semester : IV/1
Pertemuan Ke- : 7, 8, 9, 10, dan 11
Alokasi Waktu : 10 × 35 menit

Standar Kompetensi : 1. Memahami dan menggunakan sifat-sifat operasi
hitung bilangan dalam pemecahan masalah
Kompetensi Dasar : 1.3 Melakukan operasi penjumlahan dan pengurangan
Indikator : 1. Menjumlahkan dua bilangan empat angka
2. Menjumlahkan tiga bilangan empat angka
3. Menjumlahkan bilangan empat angka dan lima angka
4. Menjumlahkan dua bilangan lima angka
5. Menjumlahkan tiga bilangan lima angka
6. Menjumlahkan empat bilangan secara berturut-turut
7. Mengurangkan dua bilangan empat angka
8. Mengurangkan sebuah bilangan dengan dua bilangan
lain secara berturut-turut
9. Mengurangkan sebuah bilangan dari bilangan empat
angka atau lima angka
10. Mengurangkan sebuah bilangan dengan tiga bilangan
lain secara berturut-turut
11. Menjumlahkan dan mengurangi dengan menggunakan
empat bilangan
12. Menyelesaikan soal cerita

I. Tujuan Pembelajaran
1. Siswa dapat menjumlahkan dua bilangan empat angka.
2. Siswa dapat menjumlahkan tiga bilangan empat angka.
3. Siswa dapat menjumlahkan bilangan empat angka dan lima angka.
4. Siswa dapat menjumlahkan dua bilangan lima angka.
5. Siswa dapat menjumlahkan tiga bilangan lima angka.
6. Siswa dapat menjumlahkan empat bilangan secara berturut-turut.
7. Siswa dapat mengurangkan dua bilangan empat angka.
8. Siswa dapat mengurangkan sebuah bilangan dengan dua bilangan lain
secara berturut-turut.
9. Siswa dapat mengurangkan sebuah bilangan dari bilangan empat angka
atau lima angka.
10. Siswa dapat mengurangkan sebuah bilangan dengan tiga bilangan lain
secara berturut-turut.
11. Siswa dapat menjumlahkan dan mengurangi dengan menggunakan empat
bilangan.
12. Siswa dapat menyelesaikan soal cerita.

II. Materi Ajar
• Penjumlahan dan pengurangan bilangan

III. Metode Pembelajaran
1. Demonstrasi
2. Diskusi
3. Tanya jawab

IV. Langkah-Langkah Pembelajaran
Pertemuan ke-7 (2 × 35 menit)
1. Kegiatan Awal
• Guru menjelaskan tujuan pembelajaran.
• Apersepsi dari guru.
• Guru mengajak siswa mengingat sekilas pembelajaran yang lalu.
2. Kegiatan Inti
• Guru bersama siswa mendiskusikan penjumlahan dua bilangan empat
angka.
• Guru meminta salah satu siswa menyelesaikan soal lain di papan tulis
dan menjelaskannya.
• Guru meminta siswa mengerjakan soal-soal pada buku siswa halaman 20.
• Guru mengajak siswa mendiskusikan penjumlahan tiga bilangan empat
angka.
• Dengan menggunakan metode tanya jawab, guru menjelaskan penjum-
lahan bilangan empat angka dan lima angka.
• Guru memberi kesempatan kepada siswa untuk bertanya.
3. Kegiatan Akhir
• Guru memberikan kata-kata pujian kepada siswa atas keaktifan dan
kesungguhannya mengikuti proses pembelajaran.
• Guru memberi tugas PR 3–5 soal.

Pertemuan ke-8 (2 × 35 menit)
1. Kegiatan Awal
• Guru memberikan motivasi belajar kepada siswa.
• Guru mengajak siswa mengingat sekilas pembelajaran yang lalu.
• Guru menjelaskan tujuan pembelajaran.
2. Kegiatan Inti
• Guru mengajak siswa mendiskusikan materi tentang penjumlahan dua
bilangan lima angka.
• Guru mengingatkan kembali cara mengerjakan penjumlahan bersusun
dengan tiga atau empat kali teknik menyimpan.
• Guru mengajak siswa berlatih soal-soal pada buku siswa halaman 23.
• Guru mengajak siswa mendiskusikan penjumlahan tiga bilangan lima
angka.
• Guru mengingatkan prinsip-prinsip penjumlahan.
• Guru membuat soal di papan tulis, kemudian meminta siswa mengerjakannya.
• Dengan menggunakan metode tanya jawab, guru menjelaskan penjum-
lahan empat bilangan berturut-turut.
• Guru memberi kesempatan kepada siswa untuk menanyakan hal-hal yang
kurang jelas.
• Guru meminta siswa mengerjakan soal-soal pada buku siswa halaman 24.
3. Kegiatan Akhir
• Guru bersama siswa membuat kesimpulan, teknik dan prinsip-prinsip
penjumlahan bersusun dengan tiga atau empat kali menyimpan.
• Guru memberikan kata-kata pujian kepada siswa atas keaktifannya
mengikuti proses pembelajaran.
• Guru memberi tugas PR 3–5 soal.

Pertemuan ke-9 (2 × 35 menit)
1. Kegiatan Awal
• Guru memberikan motivasi belajar kepada siswa.
• Guru mengajak siswa untuk mengingat sekilas pembelajaran yang lalu.
• Guru menjelaskan tujuan pembelajaran.
2. Kegiatan Inti
• Guru mengajak siswa mendiskusikan materi tentang pengurangan dua
bilangan empat angka.
• Dengan metode tanya jawab, guru menjelaskan materi tentang
pengurangan tiga bilangan empat angka berturut-turut.
• Guru meminta siswa mengerjakan salah satu soal pada buku siswa
halaman 26 dan 27.
• Guru meminta salah satu siswa mengerjakan sebuah soal pengurangan
tiga bilangan berturut-turut dengan dua cara, yaitu langsung dan bertahap.
Cara manakah yang lebih mudah?
• Guru memberi kesempatan kepada siswa untuk menanyakan hal-hal yang
kurang jelas.
3. Kegiatan Akhir
• Guru meminta siswa menuliskan hal-hal penting yang dipelajari pada
pertemuan kali ini.
• Guru memberikan kata-kata pujian kepada siswa atas keaktifan dan
kesungguhannya mengikuti proses pembelajaran.
• Guru memberi tugas PR 3-5 soal.

Pertemuan ke-10 (2 × 35 menit)
1. Kegiatan Awal
• Guru menjelaskan tujuan pembelajaran.
• Guru memberikan motivasi belajar kepada siswa.
• Guru mengulas sekilas pembelajaran yang lalu.
2. Kegiatan Inti
• Guru mengajak siswa mendiskusikan materi tentang pengurangan sebuah
bilangan dari bilangan 4 angka atau 5 angka.
• Guru mengajak siswa berlatih soal pada buku siswa halaman 28.
• Guru mengajak siswa mendiskusikan materi tentang pengurangan sebuah
bilangan dengan tiga bilangan lain secara berturut-turut.
• Guru mengajak siswa berlatih soal pada buku siswa halaman 30.
3. Kegiatan Akhir
• Guru bersama siswa membuat kesimpulan tentang tahapan dan prinsip-
prinsip pengurangan bilangan dengan cara bersusun.
• Guru memberikan kata-kata pujian kepada siswa atas keaktifan dan
kesungguhannya mengikuti proses pembelajaran.
• Guru meminta siswa agar mengulang kembali materi yang diterimanya
di rumah.

Pertemuan ke-11 (2 × 35 menit)
1. Kegiatan Awal
• Guru memberi motivasi belajar kepada siswa.
• Guru menjelaskan tujuan pembelajaran.
• Guru mengajak siswa mengingat sekilas pembelajaran yang lalu.
2. Kegiatan Inti
• Guru mengajak siswa mendiskusikan operasi hitung campuran
menjumlah dan mengurangkan.
• Guru meminta siswa mengerjakan soal (satu atau dua soal) pada buku
siswa halaman 31.
• Dengan menggunakan metode tanya jawab, guru memberi contoh soal
cerita dan menyelesaikannya.
• Guru meminta salah satu siswa menyelesaikan sebuah soal cerita pada
buku siswa halaman 33 di papan tulis.
• Guru memberikan kesempatan kepada siswa untuk menanyakan hal-hal
yang kurang jelas.
3. Kegiatan Akhir
• Guru memberikan kata-kata pujian kepada siswa atas keaktifan dan
kesungguhannya mengikuti proses pembelajaran.
• Guru memberi tugas kepada siswa.

V. Alat/Bahan/Sumber Belajar
1. Alat/Bahan
• Sempoa
• Kalkulator
2. Sumber Belajar
• Buku Matematika Gemar Berhitung 4A halaman 30–34

VI. Penilaian
1. Tertulis
Contoh soal:
1) Hitunglah hasil operasi hitung berikut.
a. 5.297 b. 3.614 + 2.120 + 4.325 = ....
2.301
––––– +
....
a. 9.357 – 4.758 – 3.275 = ....
b. 34.202 2)
8.454
–––––– –
....

2. Kinerja/Perbuatan
• Tingkah laku siswa, minat belajar, sikap, keaktifan dalam bertanya dan
menjawab pertanyaan, serta keaktifan siswa dalam proses belajar
mengajar.
3. Penugasan/Proyek
• Guru memeriksa dan mengecek apakah tugas yang diberikan ke siswa
dapat terselesaikan dengan baik atau tidak.





























Mengetahui, ......................, ..................
Kepala Sekolah Guru Matematika




Huda Arifin, S.Ag Surya Rahmiyati, S.Pd


Rencana Pelaksanaan Pembelajaran

Mata Pelajaran : Matematika
Kelas/Semester : IV/1
Pertemuan Ke- : 12, 13, 14, 15, 16, 17, 18, dan 19
Alokasi Waktu : 16 × 35 menit
Standar Kompetensi : 1. Memahami dan menggunakan sifat-sifat operasi
hitung bilangan dalam pemecahan masalah
Kompetensi Dasar : 1.4 Melakukan operasi perkalian dan pembagian
Indikator : 1. Menghafal perkalian dan pembagian sampai dengan
100
2. Mengalikan bilangan satu angka dengan bilangan dua
angka (pengulangan)
3. Mengalikan tiga bilangan satu angka (pengulangan)
4. Mengalikan bilangan tiga angka dengan bilangan satu
angka
5. Mengalikan bilangan empat angka dengan bilangan
satu angka
6. Mengalikan bilangan asli dengan bilangan kelipatan 10
7. Mengalikan bilangan 10 secara berulang
8. Mengalikan bilangan 10 dengan kelipatan 10
9. Mengalikan bilangan dua angka dengan bilangan dua
angka
10. Mengalikan bilangan tiga angka dengan bilangan dua
angka
11. Menyelesaikan soal cerita
12. Membagi bilangan tiga angka dengan bilangan satu
angka
13. Membagi bilangan empat angka dengan bilangan satu
angka atau dua angka
14. Membagi sebuah bilangan tiga angka atau empat angka
dengan dua bilangan satu angka secara berturut-turut
15. Membagi bilangan lima angka dengan bilangan satu
angka atau dua angka
16. Menyelesaikan soal cerita yang mengandung pem-
bagian
17. Menentukan hasil bagi dan sisa suatu pembagian
18. Menyelesaikan soal cerita yang mengandung per-
kalian dan pembagian

I. Tujuan Pembelajaran
1. Siswa dapat menghafal perkalian dan pembagian sampai dengan 100.
2. Siswa dapat mengalikan bilangan satu angka dengan bilangan dua angka
(pengulangan).
3. Siswa dapat mengalikan tiga bilangan satu angka (pengulangan).
4. Siswa dapat mengalikan bilangan tiga angka dengan bilangan satu angka.
5. Siswa dapat mengalikan bilangan empat angka dengan bilangan satu angka.
6. Siswa dapat mengalikan bilangan asli dengan bilangan kelipatan 10.
7. Siswa dapat mengalikan bilangan 10 secara berulang.
8. Siswa dapat mengalikan bilangan 10 dengan kelipatan 10.
9. Siswa dapat mengalikan bilangan dua angka dengan bilangan dua angka.
10. Siswa dapat mengalikan bilangan tiga angka dengan bilangan dua angka.
11. Siswa dapat menyelesaikan soal cerita.
12. Siswa dapat membagi bilangan tiga angka dengan bilangan satu angka.
13. Siswa dapat membagi bilangan empat angka dengan bilangan satu angka
atau dua angka.
14. Siswa dapat membagi sebuah bilangan tiga angka atau empat angka dengan
dua bilangan satu angka secara berturut-turut.
15. Siswa dapat membagi bilangan lima angka dengan bilangan satu angka
atau dua angka.
16. Siswa dapat menyelesaikan soal cerita yang mengandung pembagian.
17. Siswa dapat menentukan hasil bagi dan sisa suatu pembagian.
18. Siswa dapat menyelesaikan soal cerita yang mengandung perkalian dan
pembagian.

II. Materi Ajar
• Perkalian dan pembagian bilangan

III. Metode Pembelajaran
1. Informasi/Ceramah
2. Demonstrasi
3. Diskusi
4. Tanya jawab

IV. Langkah-Langkah Pembelajaran

Pertemuan ke-12 (2 × 35 menit)
1. Kegiatan Awal
• Motivasi dari guru.
• Guru menjelaskan tujuan pembelajaran.
• Guru mengajak siswa untuk mengingat sekilas pembelajaran yang lalu.

2. Kegiatan Inti
• Guru mengajak siswa menghafalkan materi perkalian dan pembagian
sampai dengan 100.
• Guru meminta siswa mengerjakan soal-soal pada buku siswa halaman
35–36.
• Guru mengajak siswa mengulang kembali materi perkalian bilangan satu
angka dengan bilangan dua dengan cara mendatar dan bersusun.
• Guru meminta siswa mendiskusikan soal-soal pada buku siswa halaman
36–39.
• Guru mengajak siswa mengulang kembali materi perkalian tiga bilangan
satu dan menyelesaikan soal-soal yang ada di buku siswa halaman 41.
• Guru mengajak siswa mengulang kembali materi perkalian bilangan tiga
angka dan satu angka.
• Guru meminta siswa memilih salah satu soal yang ada di buku siswa
halaman 41–44, kemudian menyelesaikan dengan tiga cara.
• Guru dapat meminta beberapa siswa menuliskan hasil pekerjaannya di
papan tulis.
• Guru memberi kesempatan kepada siswa untuk menanyakan hal-hal yang
kurang jelas.
3. Kegiatan Akhir
• Guru memberikan kata-kata pujian kepada siswa atas keaktifan dan
kesungguhannya mengikuti proses pembelajaran.
• Guru meminta siswa mengulang kembali materi yang telah diterimanya
di rumah.
• Guru memberi tugas kepada siswa. Tugas dapat diambilkan dari buku
siswa halaman 44.
Pertemuan ke-13 (2 × 35 menit)
1. Kegiatan Awal
• Motivasi dari guru.
• Guru menjelaskan tujuan pembelajaran.
• Guru mengajak siswa untuk mengingat sekilas pembelajaran yang lalu.
2. Kegiatan Inti
• Guru mengajak siswa mendiskusikan perkalian bilangan asli dengan
bilangan kelipatan 10.
Contoh: 1 × 10 = 10 2 × 10 = 20
• Guru meminta siswa menjawab pertanyaan/soal yang diberikan secara
lisan. Soal dapat diambilkan dari buku siswa atau dibuat oleh guru.
• Guru menjelaskan teknik mengalikan bilangan 10 secara berulang.
• Guru meminta siswa menjawab soal-soal yang ada di buku siswa halaman
47 secara lisan.
• Guru mengajak siswa mendiskusikan perkalian bilangan 10 dengan kelipatan 10.
3. Kegiatan Akhir
• Guru membimbing siswa membuat kesimpulan bagaimana teknik
mengalikan bilangan asli dengan bilangan kelipatan10; mengalikan
bilangan 10 dengan cara berulang; mengalikan bilangan 10 dengan
kelipatan 10.
• Guru memberikan kata-kata pujian kepada siswa atas keaktifan dan
kesungguhannya mengikuti proses pembelajaran.

Pertemuan ke-14 (2 × 35 menit)
1. Kegiatan Awal
• Motivasi dari guru.
• Mengulang sekilas pembelajaran yang lalu.
• Guru menjelaskan tujuan pembelajaran.
2. Kegiatan Inti
• Guru menjelaskan materi tentang perkalian bilangan dua angka dengan
bilangan dua angka dengan cara bersusun panjang dan bersusun pendek.
• Guru meminta siswa mengerjakan soal-soal pada buku siswa halaman
49 dan 50.
• Guru mengajak siswa mendiskusikan materi perkalian bilangan tiga
angka dengan bilangan dua angka kemudian menyelesaikan soal-soal
yang terkait.
• Dengan menggunakan metode tanya jawab, guru menjelaskan cara
menyelesaikan soal cerita.
• Guru meminta siswa menyelesaikan soal cerita yang ada di buku siswa
atau referensi lain.
• Guru memberi kesempatan kepada siswa untuk bertanya.
3. Kegiatan Akhir
• Guru memberi kata-kata pujian kepada siswa atas keaktifan dan
kesungguhannya mengikuti proses belajar mengajar.
• Guru memberi tugas PR 3–5 kepada siswa.

Pertemuan ke-15 (2 × 35 menit)
1. Kegiatan Awal
• Motivasi dari guru.
• Guru mengajak siswa mengingat sekilas pembelajaran yang lalu.
• Guru menjelaskan tujuan pembelajaran.
2. Kegiatan Inti
• Guru mengajak siswa mendiskusikan bagaimana cara membagi bilangan
tiga angka dengan bilangan satu angka.
• Guru meminta siswa berlatih menyelesaikan soal-soal yang ada di buku
siswa.
• Guru mengajak siswa mendiskusikan bagaimana cara membagi bilangan
empat angka dengan bilangan satu angka atau dua angka, kemudian
mengerjakan latihan soal-soal yang terkait.
• Guru memberikan kesempatan kepada siswa untuk menanyakan hal-hal
yang kurang jelas.
3. Kegiatan Akhir
• Guru bersama siswa membuat kesimpulan bagaimana cara membagi
bilangan tiga atau empat angka dengan satu bilangan.
• Guru memberi kata-kata pujian kepada siswa atas keaktifan dan
kesungguhannya mengikuti proses belajar mengajar.
• Guru memberi tugas kepada siswa.

Pertemuan ke-16 (2 × 35 menit)
1. Kegiatan Awal
• Motivasi dari guru.
• Guru mengulang sekilas pembelajaran yang lalu.
• Guru menjelaskan tujuan pembelajaran.
2. Kegiatan Inti
• Dengan menggunakan metode tanya jawab, guru menjelaskan bagaimana
cara membagi sebuah bilangan tiga angka atau empat angka dengan dua
bilangan satu angka secara berturut-turut.
• Guru meminta siswa berlatih menyelesaikan soal-soal yang terkait.
• Guru mengajak siswa mendiskusikan bagaimana cara membagi bilangan
lima angka dengan satu angka atau dua angka.
• Guru meminta beberapa siswa mengerjakan soal yang ada di buku siswa
halaman 57–58 di papan tulis.
• Guru menjelaskan cara menyelesaikan soal cerita yang mengandung
pembagian, kemudian meminta siswa mengerjakan soal-soal yang
relevan.
• Guru memberi kesempatan kepada siswa untuk bertanya.

3. Kegiatan Akhir
• Guru memberi kata-kata pujian kepada siswa atas keaktifan dan
kesungguhannya mengikuti proses belajar mengajar.
• Guru memberi tugas kepada siswa.
• Guru mengingatkan siswa agar mengulang kembali pelajaran yang
diterimanya di rumah.

Pertemuan ke-17 (2 × 35 menit)
1. Kegiatan Awal
• Guru mengulang sekilas pembelajaran yang lalu.
• Guru menjelaskan tujuan pembelajaran.
• Guru memeriksa tugas yang diberikan kepada siswa.
2. Kegiatan Inti
• Dengan menggunakan metode demonstrasi, guru menjelaskan hasil bagi
dan sisa suatu pembagian (lihat buku siswa halaman 60).
• Guru menjelaskan arti pembagian tanpa sisa dan pembagian dengan sisa.
• Guru membagi siswa menjadi 8 kelompok, setiap kelompok mengerja-
kan satu soal yang ada di buku siswa halaman 61.
• Guru meminta siswa (atas kemauan sendiri) mengerjakan soal yang ada
di kolom ”Berani Mencoba” .
• Guru memberi kesempatan kepada siswa untuk bertanya.
3. Kegiatan Akhir
• Guru memberi pertanyaan penjajakan kepada siswa secara acak.
• Guru memberi kata-kata pujian kepada siswa atas keaktifan dan
kesungguhannya mengikuti proses belajar mengajar.
• Guru memberi tugas PR 2–3 soal.

Pertemuan ke-18 (2 × 35 menit)
1. Kegiatan Awal
• Motivasi dari guru.
• Guru mengulang sekilas pembelajaran yang lalu.
• Guru menjelaskan tujuan pembelajaran.
2. Kegiatan Inti
• Guru mengajak siswa mendiskusikan contoh 2 pada buku siswa halaman
62.
• Guru meminta siswa mengerjakan soal pada buku siswa halaman 62.
• Untuk memperdalam pemahaman siswa, guru dapat memberikan soal-
soal lain.
• Guru memberi kesempatan kepada siswa untuk bertanya.

3. Kegiatan Akhir
• Guru memberi beberapa pertanyaan penjajakan kepada siswa secara acak.
• Guru memberi kata-kata pujian kepada siswa atas keaktifan dan
kesungguhannya mengikuti proses belajar mengajar.

Pertemuan ke-19 (2 × 35 menit)
1. Kegiatan Awal
• Motivasi dari guru.
• Guru mengajak siswa untuk mengingat sekilas pembelajaran yang lalu.
• Guru menjelaskan tujuan pembelajaran.

2. Kegiatan Inti
• Guru mengajak siswa mendiskusikan contoh soal yang ada di buku siswa
halaman 63.
• Guru meminta siswa mengerjakan soal-soal pada buku siswa halaman
63–64.
• Guru memberi kesempatan kepada siswa untuk bertanya.
3. Kegitan Akhir
• Guru memberi pertanyaan penjajakan kepada siswa secara acak.
• Guru memberi kata-kata pujian kepada siswa atas keaktifan dan
kesungguhannya mengikuti proses belajar mengajar.
• Guru meminta siswa untuk membuat dua contoh soal cerita, kemudian
menyelesaikannya.
V. Alat/Bahan/Sumber Belajar
1. Alat/Bahan
• Batang korek api, lidi, biji-bijian
• Sempoa atau kalkulator
2. Sumber Belajar
• Buku Matematika Gemar Berhitung 4A halaman 35–63
VI. Penilaian
1. Tertulis
Contoh soal:
1) Isilah titik-titik berikut.
a. 9 × 825 = 9 × (... + ... + ...)
= (... × ...) + (... × ...) + (... × ...)
= ... + ... + ...
= ...
b. 528
7
––– ×
...
2) Suatu desa terdiri atas 6 dusun. Tiap dusun memiliki jumlah KK sama.
Kepala desa akan membagikan 1.350 bibit pisang. Tiap dusun terdiri
atas 25 KK. Berapa banyak bibit pisang yang diterima tiap dusun? Berapa
banyak bibit pisang yang diterima tiap KK? Apakah di desa itu masih
tersisa bibit pisang? Jika tersisa, berapa sisanya?
2. Kinerja/Perbuatan
• Tingkah laku siswa, minat belajar, sikap, keaktifan dalam bertanya dan
menjawab pertanyaan, serta keaktifan siswa dalam proses belajar
mengajar.
3. Penugasan/Proyek
• Guru memeriksa dan mengecek apakah tugas yang diberikan ke siswa
dapat terselesaikan dengan baik atau tidak.
4. Portofolio
Contoh tugas portofolio:
• Buatlah soal cerita yang mengandung operasi perkalian atau pembagian.
Kemudian, selesaikanlah soal tersebut.


Mengetahui, ......................, ..................
Kepala Sekolah Guru Matematika



Huda Arifin, S.Ag Surya Rahmiyati, S.Pd


Rencana Pelaksanaan Pembelajaran


Mata Pelajaran : Matematika
Kelas/Semester : IV/1
Pertemuan Ke- : 20 dan 21

Alokasi Waktu : 4 × 35 menit
Standar Kompetensi : 1. Memahami dan menggunakan sifat-sifat operasi
hitung bilangan dalam pemecahan masalah
Kompetensi Dasar : 1.5 Melakukan operasi hitung campuran
Indikator : 1. Menggunakan sifat-sifat operasi hitung untuk mela-
kukan perhitungan secara efisien
2. Menyelesaikan soal yang mengandung operasi hitung
campuran
3. Menyelesaikan soal cerita yang mengandung operasi
hitung campuran

I. Tujuan Pembelajaran
1. Siswa dapat menggunakan sifat-sifat operasi hitung untuk melakukan
perhitungan secara efisien.
2. Siswa dapat menyelesaikan soal yang mengandung operasi hitung campuran.
3. Siswa dapat menyelesaikan soal cerita yang mengandung operasi hitung
campuran.

II. Materi Ajar
• Operasi hitung campuran bilangan

III. Metode Pembelajaran
1. Informasi/Ceramah
2. Demonstrasi
3. Diskusi
4. Tanya jawab

IV. Langkah-Langkah Pembelajaran

Pertemuan ke-20 (2 × 35 menit)
1. Kegiatan Awal
• Motivasi dari guru.
• Guru mengajak siswa mengingat sekilas pembelajaran yang lalu.
• Guru menjelaskan tujuan pembelajaran.
2. Kegiatan Inti
• Guru mengajak siswa mendiskusikan materi bagaimana menggunakan sifat-
sifat operasi hitung dalam perhitungan, misalnya 265 + 87 + 35 = ....
Cara 1
265 + 87 + 35 = 352 + 35
= 387
Cara 2
265 + 87 + 35 = 265 + 35 + 87 (Sifat komutatif pada penjumlahan)
= 300 + 87
= 387
Bandingkanlah kedua cara tersebut, manakah yang lebih mudah dan
cepat. Benarkah cara 2 lebih mudah dan cepat?
• Guru meminta siswa mengerjakan soal-soal pada buku siswa halaman
67.
• Guru menjelaskan cara mencari hasil kali dengan bantuan perkalian
dengan 100.
• Guru meminta siswa mengerjakan beberapa soal pada buku siswa
halaman 65.
• Guru memberi kesempatan kepada siswa untuk menanyakan hal-hal yang
kurang jelas.
3. Kegiatan Akhir
• Guru bersama siswa membuat kesimpulan, bagaimana cara menggunakan
sifat-sifat operasi hitung untuk melakukan perhitungan secara efisien.
• Guru memberikan kata-kata pujian kepada siswa atas keaktifan dan
kesungguhannya mengikuti proses pembelajaran.

Pertemuan ke-21 (2 × 35 menit)
1. Kegiatan Awal
• Motivasi dari guru.
• Guru mengajak siswa mengingat sekilas pembelajaran yang lalu.
• Guru menjelaskan tujuan pembelajaran.
2. Kegiatan Inti
• Guru menjelaskan aturan-aturan yang harus dipatuhi dalam mengerjakan
operasi hitung campuran.
• Guru bersama siswa mendiskusikan contoh soal yang mengandung
operasi hitung campuran.
• Guru meminta siswa mengerjakan soal-soal yang ada di buku siswa di
papan tulis.
• Dengan menggunakan metode tanya jawab, guru menjelaskan cara
menyelesaikan soal cerita yang mengandung operasi hitung campuran.
• Guru memberi kesempatan kepada siswa untuk menanyakan hal-hal yang
kurang jelas.
• Guru meminta siswa mengerjakan soal-soal buku siswa halaman 68.
3. Kegiatan Akhir
• Guru meminta siswa menuliskan aturan-aturan yang harus dipenuhi
dalam pengerjaan operasi hitung campuran tanpa melihat buku.
• Guru memberikan kata-kata pujian kepada siswa atas keaktifan dan
kesungguhannya mengikuti proses pembelajaran.
• Guru memberi tugas kepada siswa.
V. Alat/Bahan/Sumber Belajar
1. Alat/Bahan
• Sempoa
• Kalkulator
2. Sumber Belajar
• Buku Matematika Gemar Berhitung 4A halaman 64–68
VI. Penilaian
1. Tertulis
Contoh soal:
Selesaikan soal-soal berikut.
1. 162 + (338 + 85) = (... + ...) + ... 3. 5.184 : 54 – 45 = ... – 5
= ... + ... = ...
2. 125 × 24 = ... × ... × ... × ... × 4. 485 63 – 7.690 = ...
= ... × ... × ...
= ... × ...
= ...
2. Kinerja/Perbuatan
Tingkah laku siswa, minat belajar, sikap, keaktifan dalam bertanya dan
menjawab pertanyaan, serta keaktifan siswa dalam proses belajar mengajar.
3. Penugasan/Proyek
Guru memeriksa dan mengecek apakah tugas yang diberikan ke siswa dapat
terselesaikan dengan baik atau tidak.

Mengetahui, ......................, ..................
Kepala Sekolah Guru Matematika




Huda Arifin, S.Ag Surya Rahmiyati, S.Pd

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran

Mata Pelajaran : Matematika
Kelas/Semester : IV/1
Pertemuan Ke- : 22 dan 23
Alokasi Waktu : 4 × 35 menit
Standar Kompetensi : 1. Memahami dan menggunakan sifat-sifat operasi
hitung bilangan dalam pemecahan masalah
Kompetensi Dasar : 1.6 Melakukan penaksiran dan pembulatan
Indikator : 1. Menaksir hasil operasi hitung dalam puluhan, ratusan,
dan ribuan terdekat
2. Menyelesaikan soal cerita yang berkaitan dengan pe-
naksiran
3. Membulatkan hasil operasi hitung dalam puluhan dan
ratusan terdekat
I. Tujuan Pembelajaran
1. Siswa dapat menaksir hasil operasi hitung dalam puluhan, ratusan, dan ribuan
terdekat.
2. Siswa dapat menyelesaikan soal cerita yang berkaitan dengan penaksiran.
3. Siswa dapat membulatkan hasil operasi hitung dalam puluhan dan ratusan
terdekat.
II. Materi Ajar
• Penaksiran dan pembulatan
III. Metode Pembelajaran
1. Informasi/Ceramah 3. Diskusi
2. Demonstrasi 4. Tanya jawab
IV. Langkah-Langkah Pembelajaran
Pertemuan ke-22 (2 × 35 menit)
1. Kegiatan Awal
• Guru menjelaskan tujuan pembelajaran.
• Guru mengajak siswa mengingat sekilas pembelajaran yang lalu.
2. Kegiatan Inti
• Guru menjelaskan kepada siswa tentang cara menaksir hasil operasi
hitung dalam puluhan terdekat.
• Guru meminta siswa mengerjakan soal-soal pada buku siswa halaman 69.
• Dengan menggunakan metode tanya jawab, guru menjelaskan cara
menaksir hasil operasi hitung dalam ratusan terdekat.
• Guru mengajak siswa mendiskusikan soal pada buku siswa halaman 70.
• Dengan bimbingan dan arahan, guru meminta siswa mendiskusikan cara
menaksir hasil operasi dalam ribuan terdekat.
• Guru meminta siswa mengerjakan soal-soal yang terkait dengan taksiran
dalam ribuan terdekat.
• Guru memberi kesempatan kepada siswa untuk menanyakan hal-hal yang
kurang jelas.
3. Kegiatan Akhir
• Guru meminta siswa membuat ringkasan materi penaksiran.
• Guru memberikan kata-kata pujian kepada siswa atas keaktifan dan
kesungguhannya mengikuti proses pembelajaran.
• Guru memberi tugas PR 3–5 soal.

Pertemuan ke-23 (2 × 35 menit)
1. Kegiatan Awal
• Motivasi dari guru.
• Guru mengajak siswa mengingat sekilas pembelajaran yang lalu.
• Guru menjelaskan tujuan pembelajaran.
• Guru memeriksa pekerjaan rumah yang diberikan kepada siswa pada
pertemuan sebelumnya.
2. Kegiatan Inti
• Guru melanjutkan materi penaksiran, yaitu soal cerita. Dalam penjelasan-
nya, guru menggunakan metode tanya jawab.
• Guru meminta siswa menyelesaikan soal cerita yang berkaitan dengan
penaksiran dalam puluhan, ratusan, dan ribuan terdekat.
• Guru mengajak siswa mendiskusikan materi pembulatan.
• Guru kemudian mengajak siswa mendiskusikan soal pada buku siswa
halaman 73.
• Guru memberi kesempatan kepada siswa untuk menanyakan hal-hal yang
kurang jelas.
3. Kegiatan Akhir
• Guru membimbing siswa membuat kesimpulan tentang aturan pem-
bulatan hasil operasi hitung dalam puluhan dan ratusan terdekat.
• Guru memberikan kata-kata pujian kepada siswa atas keaktifan dan
kesungguhannya mengikuti proses pembelajaran.
• Guru memberi tugas kepada siswa.

V. Alat/Bahan/Sumber Belajar
1. Alat/Bahan
• Sempoa
• Kalkulator
2. Sumber Belajar
• Buku Matematika Gemar Berhitung 4A halaman 69–73

VI. Penilaian
1. Tertulis
Contoh soal:
1) Tulislah hasil operasi hitung berikut.
a. 72 + 59 kira-kira ... (dalam puluhan terdekat)
b. 275 + 315 kira-kira ... (dalam ratusan terdekat)
c. 6.414 – 2.892 kira-kira .... (dalam ribuan terdekat)
2) Bulatkan hasil operasi hitung berikut.
a. 798 – 386 + 275 – 323 kira-kira ... (dalam puluhan terdekat)
b. 385 + 279 – 256 + 446 kira-kira ... (dalam ratusan terdekat)
2. Kinerja/Perbuatan
• Tingkah laku siswa, minat belajar, sikap, keaktifan dalam bertanya dan
menjawab pertanyaan, serta keaktifan siswa dalam proses belajar
mengajar.
3. Penugasan/Proyek
• Guru memeriksa dan mengecek apakah tugas yang diberikan ke siswa
dapat terselesaikan dengan baik atau tidak.
4. Portofolio
Contoh tugas portofolio
• Buatlah soal cerita yang berkaitan dengan penaksiran.






Mengetahui, ......................, ..................
Kepala Sekolah Guru Matematika





Huda Arifin, S.Ag Surya Rahmiyati, S.Pd


Rencana Pelaksanaan Pembelajaran

Mata Pelajaran : Matematika
Kelas/Semester : IV/1
Pertemuan Ke- : 24, 25, dan 26
Alokasi Waktu : 6 × 35 menit
Standar Kompetensi : 1. Memahami dan menggunakan sifat-sifat operasi
` hitung bilangan dalam pemecahan masalah
Kompetensi Dasar : 1.7 Memecahkan masalah yang melibatkan uang
Indikator : 1. Mengenal dan menuliskan berbagai nilai mata uang
rupiah
2. Menghitung nilai sekelompok mata uang yang
beragam nilainya
3. Menentukan kesetaraan nilai uang dengan berbagai
satuan
4. Menaksir jumlah harga dari sekelompok barang yang
biasa dibeli atau dijual sehari-hari

I. Tujuan Pembelajaran
1. Siswa dapat mengenal dan menuliskan berbagai nilai mata uang rupiah.
2. Siswa dapat menghitung nilai sekelompok mata uang yang beragam nilainya.
3. Siswa dapat menentukan kesetaraan nilai uang dengan berbagai satuan.
4. Siswa dapat menaksir jumlah harga dari sekelompok barang yang biasa
dibeli atau dijual sehari-hari.

II. Materi Ajar
• Pemecahan masalah yang melibatkan uang

III. Metode Pembelajaran
1. Informasi/Ceramah
2. Demonstrasi
3. Diskusi
4. Tanya jawab
IV. Langkah-Langkah Pembelajaran

Pertemuan ke-24 (2 × 35 menit)
1. Kegiatan Awal
• Motivasi dari guru.
• Guru menjelaskan tujuan pembelajaran.
2. Kegiatan Inti
• Guru menyediakan berbagai jenis nilai uang rupiah
• Dengan menggunakan metode demonstrasi, guru mengenalkan dan
menuliskan berbagai nilai mata uang rupiah
Contoh:
Seratus rupiah (100 rupiah) ditulis Rp100,00
Lima ratus rupiah (500 rupiah) ditulis Rp500,00
• Dengan menggunakan metode demonstrasi dan tanya jawab, guru
menjelaskan cara menghitung nilai sekelompok mata uang yang beragam
nilainya.
• Guru meminta siswa mengerjakan soal-soal yang ada di buku siswa
halaman 74–76.
• Untuk menambah wawasan dan pengetahuan siswa, guru menjelaskan
materi yang ada di kolom ”Apakah Kamu Tahu?”
• Guru memberikan kesempatan kepada siswa untuk bertanya.
3. Kegiatan Akhir
• Guru memberikan pertanyaan penjajakan secara acak kepada siswa.
• Guru memberikan kata-kata pujian kepada siswa atas keaktifan dan
kesungguhannya mengikuti proses pembelajaran.
• Guru memberi tugas PR 2–3 soal.

Pertemuan ke-25 (2 × 35 menit)
1. Kegiatan Awal
• Motivasi dari guru.
• Guru mengajak siswa mengingat pembelajaran yang lalu.
• Guru menjelaskan tujuan pembelajaran.
2. Kegiatan Inti
• Dengan menggunakan metode demonstrasi dan tanya jawab, guru
menjelaskan cara menentukan kesetaraan nilai uang
Contoh:
1 lembar mata uang Rp10.000,00 dapat ditukar dengan 10 lembar mata
uang Rp1.000,00.
• Guru memberi soal-soal yang berkaitan dengan kesetaraan nilai uang
kepada siswa.
• Guru meminta salah satu siswa mencoba menyelesaikan soal yang ada
di kolom ”Berani Mencoba” (buku siswa halaman 77).
• Guru memberi kesempatan kepada siswa untuk menanyakan hal-hal yang
kurang jelas.
3. Kegiatan Akhir
• Guru menyampaikan pertanyaan-pertanyaan penjajakan kepada siswa
secara acak.
• Guru memberikan kata-kata pujian kepada siswa atas keaktifannya
mengikuti proses pembelajaran.
• Guru memberi tugas kepada siswa.

Pertemuan ke-26 (2 × 35 menit)
1. Kegiatan Awal
• Guru memberi motivasi belajar kepada siswa.
• Guru mengajak siswa mengingat sekilas pembelajaran yang lalu.
• Guru menjelaskan tujuan pembelajaran.
• Guru mengajak siswa mengingat kembali materi penaksiran dan
pembulatan.
2. Kegiatan Inti
• Guru bersama-sama siswa berdiskusi tentang menaksir jumlah harga dari
sekelompok barang yang biasa dibeli atau dijual sehari-hari
Contoh:
Harga sepasang sandal tertulis Rp4.750,00 dan harga baju Rp25.250,00.
Berapakah jumlah harga taksiran kedua barang itu?
Benarkah harga taksiran sepasang sandal Rp5.000,00?
Benarkah harga taksiran baju Rp25.000,00?
Benarkah jumlah harga taksiran kedua jenis barang itu Rp30.000,00?
Siswa kemudian diajak mendiskusikan soal-soal pada buku siswa
halaman 79–80.
• Guru memberi kesempatan kepada siswa untuk menyatakan hal-hal yang
kurang jelas.
3. Kegiatan Akhir
• Guru mengecek keberhasilan pembelajaran siswa dengan pertanyaan-
pertanyaan secara acak.
• Guru memberi kata-kata pujian kepada siswa atas keaktifan dan
kesungguhannya mengikuti proses belajar mengajar.
• Guru meminta siswa mencoba soal yang ada di kolom ”Berani Mencoba”.
• Guru meminta siswa mencoba mengerjakan soal-soal Uji Kemampuan
Diri Bab 1.

V. Alat/Bahan/Sumber Belajar
1. Alat/Bahan
• Kalkulator
• Mata uang atau gambar mata uang 100 rupiah sampai 100.000 rupiah
2. Sumber Belajar
• Buku Matematika Gemar Berhitung 4A halaman 73–80


VI. Penilaian
1. Tertulis atau lisan
Contoh soal:
1. Berapa rupiah nilai 7 lembar uang Rp1.000,00?
2. Ibu mempunyai uang 1 lembar 10.000; 1 lembar Rp5.000,00; 1 lembar
Rp1.000,00; 1 lembar Rp500,00; 1 lembar Rp100,00. Berapa rupiah nilai
uang Ibu?
3. Satu lembar uang Rp50.000,00 dapat ditukar dengan 1 lembar uang
Rp20.000,00, 2 lembar uang Rp10.000,00 dan ... lembar uang
Rp5.000,00.
4. Tiga macam barang masing-masing harganya Rp6.250,00; Rp3.500,00;
dan Rp2.750,00.
Berapa rupiah harga taksiran ketiga barang tersebut dalam ribuan rupiah
terdekat?
5. Upik membeli 2 kg gula dengan harga Rp4.800,00 per kilogram dan
2 bungkus teh dengan harga Rp1.200,00 per bungkus. Berapa jumlah
harga taksiran belanjaan Upik dalam ribuan terdekat?
2. Kinerja/Perbuatan
• Tingkah laku siswa, minat belajar, sikap, keaktifan dalam bertanya dan
menjawab pertanyaan, serta keaktifan siswa dalam proses belajar mengajar.
3. Penugasan/Proyek
• Guru memeriksa dan mengecek apakah tugas yang diberikan ke siswa
dapat terselesaikan dengan baik atau tidak.
4. Portofolio
Contoh tugas portofolio:
• Carilah gambar mata uang di koran atau majalah. Gunting dan tempelkan
di buku tugasmu.
















Mengetahui, ......................, ..................
Kepala Sekolah Guru Matematika





Huda Arifin, S.Ag Surya Rahmiyati, S.Pd

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran

Mata Pelajaran : Matematika
Kelas/Semester : IV/1
Pertemuan Ke- : 27, 28, 29, 30, 31, 32, dan 33
Alokasi Waktu : 14 × 35 menit
Standar Kompetensi : 2. Memahami dan menggunakan faktor dan kelipatan
dalam pemecahan masalah
Kompetensi Dasar : 2.1 Mendeskripsikan konsep faktor dan kelipatan
Indikator : 1. Mendeskripsikan kelipatan suatu bilangan
2. Menentukan kelipatan bilangan satu angka
3. Menentukan kelipatan bilangan dua angka
4. Menentukan kelipatan persekutuan dua bilangan
5. Mengenal ciri-ciri bilangan yang habis dibagi 2, 3, 4,
dan 5
6. Mendeskripsikan dan menentukan faktor suatu
bilangan
7. Menentukan faktor persekutuan dua bilangan
8. Mengenal bilangan prima menurut sifatnya

I. Tujuan Pembelajaran
1. Siswa dapat mendeskripsikan kelipatan suatu bilangan.
2. Siswa dapat menentukan kelipatan bilangan satu angka.
3. Siswa dapat menentukan kelipatan bilangan dua angka.
4. Siswa dapat menentukan kelipatan persekutuan dua bilangan.
5. Siswa dapat mengenal ciri-ciri bilangan yang habis dibagi 2, 3, 4, dan 5.
6. Siswa dapat mendeskripsikan dan menentukan faktor suatu bilangan.
7. Siswa dapat menentukan faktor persekutuan dua bilangan.
8. Siswa dapat mengenal bilangan prima menurut sifatnya.

II. Materi Ajar
• Kelipatan dan faktor bilangan

III. Metode Pembelajaran
1. Informasi/Ceramah
2. Demonstrasi
3. Diskusi
4. Tanya jawab

IV. Langkah-Langkah Pembelajaran

Pertemuan ke-27 (2 × 35 menit)
1. Kegiatan Awal
• Motivasi dari guru.
• Guru menjelaskan tujuan pembelajaran.
2. Kegiatan Inti
• Guru menjelaskan langkah-langkah menentukan kelipatan suatu bilangan.
• Guru membimbing siswa mendiskusikan deskripsi kelipatan suatu
bilangan.
• Guru meminta siswa mengerjakan soal-soal pada buku siswa halaman
90.
• Guru dapat memberikan soal-soal yang lain.
• Guru memberi kesempatan kepada siswa untuk menanyakan hal-hal yang
kurang jelas.
3. Kegiatan Akhir
• Guru memberikan beberapa pertanyaan penjajakan kepada siswa secara
acak.
• Guru memberikan kata-kata pujian kepada siswa atas kreatifitasnya
mengikuti proses pembelajaran.
• Guru mengakhiri pembelajaran dengan memberikan tugas kepada siswa.

Pertemuan ke-28 (2 × 35 menit)
1. Kegiatan Awal
• Motivasi dari guru.
• Guru mengajak siswa mengingat pembelajaran yang lalu.
• Guru menjelaskan tujuan pembelajaran.
2. Kegiatan Inti
• Guru bersama-sama siswa berdiskusi menentukan kelipatan bilangan
satu angka.
• Siswa berdiskusi menyelesaikan soal-soal yang terkait dengan kelipatan
suatu bilangan satu angka. Soal dapat diambilkan dari buku siswa, buku
referensi lain, atau guru membuat soal sendiri.
• Guru memberikan kesempatan kepada siswa untuk menanyakan hal-hal
yang kurang jelas.
• Jika siswa sudah paham tentang kelipatan bilangan satu angka, guru
melanjutkan materi kelipatan bilangan dua angka. Dalam proses
pembelajaran, guru menggunakan metode tanya jawab.
• Guru meminta mengerjakan latihan soal yang relevan.
• Guru memberi kesempatan siswa bertanya.
3. Kegiatan Akhir
• Guru memberikan kata-kata pujian kepada siswa atas keaktifannya
mengikuti proses pembelajaran.
• Guru mengakhiri pembelajaran dengan memberi tugas kepada siswa.

Pertemuan ke-29 (2 × 35 menit)
1. Kegiatan Awal
• Motivasi dari guru.
• Guru menjelaskan tujuan pembelajaran.
2. Kegiatan Inti
• Guru membimbing siswa mendiskusikan materi tentang kelipatan
persekutuan dua bilangan.
• Guru menekankan kepada siswa bahwa untuk menentukan kelipatan
persekutuan dua bilangan, siswa harus dapat menentukan kelipatan
masing-masing bilangan.
• Siswa melanjutkan mengerjakan soal-soal pada buku siswa halaman 93.
• Guru memberikan kesempatan kepada siswa untuk menanyakan hal-hal
yang kurang jelas.
3. Kegiatan Akhir
• Guru memberikan beberapa pertanyaan penjajakan kepada siswa.
• Guru memberi kata-kata pujian kepada siswa atas keaktifan dan
kesungguhannya mengikuti proses belajar mengajar.
• Guru mengakhiri pembelajaran dengan pemberian tugas.

Pertemuan ke-30 (2 x 35 menit)
1. Kegiatan Awal
• Motivasi dari guru.
• Guru mengajak siswa untuk mengingat sekilas pembelajaran yang lalu.
• Guru menjelaskan tujuan pembelajaran.
2. Kegiatan Inti
• Guru menjelaskan ciri-ciri bilangan yang habis dibagi 2, 3, 4, dan 5
beserta contohnya
• Kemudian, guru meminta siswa memberikan contoh lain bilangan yang
habis dibagi 2, 3, 4, dan 5.
• Guru memberi kesempatan kepada siswa untuk menanyakan hal-hal yang
kurang jelas.
3. Kegiatan Akhir
• Guru mengecek sekilas kemampuan siswa menyerap materi pembelajaran
dengan beberapa pertanyaan secara acak.
• Guru memberi kata-kata pujian kepada siswa atas keaktifan dan
kesungguhannya mengikuti proses belajar mengajar.
• Guru menutup pelajaran dengan memberi tugas kepada siswa.

Pertemuan ke-31 (2 × 35 menit)
1. Kegiatan Awal
• Motivasi dari guru.
• Mengingat sekilas pembelajaran yang lalu.
• Guru menjelaskan tujuan pembelajaran.
2. Kegiatan Inti
• Guru menjelaskan langkah-langkah/tahap-tahap menentukan faktor suatu
bilangan.
• Guru menunjukkan mana hasil bagi, bilangan yang membagi habis, dan
bilangan yang dibagi.
• Kemudian, guru membimbing siswa mendeskripsikan pengertian faktor
suatu bilangan. Untuk lebih jelasnya, lihat buku siswa halaman 94 dan
95.
• Guru meminta siswa mengerjakan soal-soal yang terkait dengan faktor
suatu bilangan di papan tulis.
• Guru memberikan kesempatan kepada siswa untuk menanyakan hal-hal
yang kurang jelas.
3. Kegiatan Akhir
• Guru mengecek sekilas kemampuan siswa menyerap materi pembelajaran
dengan beberapa pertanyaan secara acak.
• Guru memberi kata-kata pujian kepada siswa atas keaktifan dan
kesungguhannya mengikuti proses belajar mengajar.
• Guru mengakhiri pembelajaran dengan memberi tugas kepada siswa.

Pertemuan ke-32 (2 × 35 menit)
1. Kegiatan Awal
• Motivasi dari guru.
• Guru mengajak siswa mengingat pembelajaran yang lalu.
• Guru menjelaskan tujuan pembelajaran.
2. Kegiatan Inti
• Dengan metode tanya jawab, guru menjelaskan bagaimana cara
menentukan faktor persekutuan dua bilangan.
• Siswa kemudian diajak berlatih soal-soal pada buku siswa halaman 97.
• Guru memberi kesempatan kepada siswa untuk menanyakan hal-hal yang
kurang jelas.
3. Kegiatan Akhir
• Guru memberi beberapa pertanyaan penjajakan kepada siswa secara acak.
• Guru memberi kata-kata pujian kepada siswa atas keaktifan dan
kesungguhannya mengikuti proses belajar mengajar.
• Guru meminta siswa (kemauan siswa sendiri) menyelesaikan soal ”Berani
Mencoba” pada buku siswa halaman 97.
• Guru mengakhiri pembelajaran dengan memberi tugas kepada siswa.

Pertemuan ke-33 (2 × 35 menit)
1. Kegiatan Awal
• Motivasi dari guru.
• Guru mengajak siswa untuk mengingat sekilas pembelajaran yang lalu.
• Guru menjelaskan tujuan pembelajaran.
2. Kegiatan Inti
• Sebelum menjelaskan bilangan prima, guru meminta siswa (beberapa
siswa) memberi contoh bilangan prima.
• Setelah menjelaskan bilangan prima dan sifatnya, guru meminta siswa
lain memberikan contoh lain bilangan prima dan bukan bilangan prima.
• Guru mengajak siswa mengadakan permainan. Permainan ini dapat
diambilkan dari buku siswa halaman 99 atau guru membuat jenis
permainan sendiri.
• Guru memberi kesempatan kepada siswa untuk menanyakan hal-hal yang
kurang jelas.

3. Kegiatan Akhir
• Guru memberikan beberapa pertanyaan penjajakan untuk mengetahui
sejauh mana materi pembelajaran dapat diserap siswa.
• Guru memberi kata-kata pujian kepada siswa atas keaktifan dan
kesungguhannya mengikuti proses belajar mengajar.
• Guru mengakhiri pembelajaran dengan memberi tugas kepada siswa.

V. Alat/Bahan/Sumber Belajar
1. Alat/Bahan
• Kartu bilangan
• Garis bilangan
• Spidol
• Kalkulator
2. Sumber Belajar
• Buku Matematika Gemar Berhitung 4A halaman 89–99

VI. Penilaian
1. Tertulis:
Contoh soal:
1. Tulislah lima bilangan kelipatan 25.
2. Bilangan kelipatan 5 adalah ....
Bilangan kelipatan 6 adalah ....
Kelipatan persekutuan dari 5 dan 6 adalah ....
3. Tulislah semua faktor dari 40.
Berapa banyaknya?
4. Semua faktor dari 50 adalah ....
Semua faktor dari 60 adalah ....
Semua faktor persekutuan dari 50 dan 60 adalah ....
5. Tulislah semua bilangan prima antara 80 dan 100.
2. Kinerja/Perbuatan
• Tingkah laku siswa, minat belajar, sikap, keaktifan dalam bertanya dan
menjawab pertanyaan, serta keaktifan siswa dalam proses belajar
mengajar.
3. Penugasan/Proyek
• Guru memeriksa dan mengecek apakah tugas yang diberikan ke siswa
dapat terselesaikan dengan baik atau tidak.












Mengetahui, ......................, ..................
Kepala Sekolah Guru Matematika




Huda Arifin, S.Ag Surya Rahmiyati, S.Pd

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran

Mata Pelajaran : Matematika
Kelas/Semester : IV/1
Pertemuan Ke- : 34 dan 35
Alokasi Waktu : 4 × 35 menit
Standar Kompetensi : 2. Memahami dan menggunakan faktor dan kelipatan
dalam pemecahan masalah
Kompetensi Dasar : 2.2 Menentukan kelipatan persekutuan terkecil (KPK)
dan faktor persekutuan terbesar (FPB)
Indikator : 1. Menentukan kelipatan persekutuan terkecil (KPK)
dari dua bilangan satu angka
2. Menentukan kelipatan persekutuan terkecil (KPK)
dari bilangan satu angka dan dua angka
3. Menentukan kelipatan persekutuan terkecil (KPK)
dari dua bilangan dua angka
4. Menentukan faktor persekutuan terbesar (FPB) dan
kelipatan persekutuan terkecil (KPK) dari dua
bilangan
5. Menggunakan FPB atau KPK dalam perhitungan
pecahan
6. Memecahkan masalah yang berkaitan dengan KPK
dan FPB

I. Tujuan Pembelajaran
1. Siswa dapat menentukan kelipatan persekutuan terkecil (KPK) dari dua
bilangan satu angka.
2. Siswa dapat menentukan kelipatan persekutuan terkecil (KPK) dari bilangan
satu angka dan dua angka.
3. Siswa dapat menentukan kelipatan persekutuan terkecil (KPK) dari dua
bilangan dua angka.
4. Siswa dapat menentukan faktor persekutuan terbesar (FPB) dan kelipatan
persekutuan terkecil (KPK) dari dua bilangan.
5. Siswa dapat menggunakan FPB atau KPK dalam perhitungan pecahan.
6. Siswa dapat memecahkan masalah yang berkaitan dengan KPK dan FPB.

II. Materi Ajar
• Kelipatan persekutuan terkecil (KPK) dan faktor persekutuan terbesar (FPB)

III. Metode Pembelajaran
1. Informasi/Ceramah
2. Diskusi
3. Tanya jawab

IV. Langkah-Langkah Pembelajaran

Pertemuan ke-34 (2 × 35 menit)
1. Kegiatan Awal
• Motivasi dari guru.
• Guru mengajak siswa mengingat sekilas pembelajaran yang lalu.
• Guru menjelaskan tujuan pembelajaran.
2. Kegiatan Inti
• Dengan metode tanya jawab, guru menjelaskan cara menentukan KPK
dari dua bilangan satu angka. Di sini, guru langsung memberi contoh
soal dan penyelesaiannya.
• Guru menuliskan beberapa soal di papan tulis, kemudian menunjuk
beberapa siswa untuk menyelesaikannya. Siswa yang tidak ditunjuk,
mencoba mengerjakan soal tersebut di buku tugas.
• Guru membimbing siswa berdiskusi tentang cara menentukan KPK dari
bilangan satu angka dan dua angka.
• Guru meminta siswa mengerjakan soal-soal yang relevan.
• Guru menjelaskan (dengan memberi contoh) cara menentukan KPK dari
dua bilangan dua angka.
• Siswa diminta menyelesaikan soal-soal yang relevan. Soal dapat diambil-
kan dari buku siswa atau guru membuat soal sendiri.
• Jika siswa sudah memahami konsep yang diberikan, guru dapat menjelas-
kan bagaimana cara menentukan FPB dan KPK dari dua bilangan.
• Beberapa siswa diminta mengerjakan soal yang berkaitan dengan FPB
dan KPK di papan tulis, siswa yang lain memerhatikan.
3. Kegiatan Akhir
• Guru mengecek sejauh mana keberhasilan pembelajaran siswa dengan
memberi beberapa pertanyaan penjajakan secara acak.
• Guru memberikan kata-kata pujian kepada siswa atas keaktifannya
mengikuti proses pembelajaran.
• Guru menutup pembelajaran dengan memberikan tugas kepada siswa.

Pertemuan ke-35 (2 × 35 menit)
1. Kegiatan Awal
• Motivasi dari guru.
• Guru menjelaskan tujuan pembelajaran.
• Guru menanyakan kembali apakah siswa sudah memahami materi yang
diberikan pada pertemuan sebelumnya.
2. Kegiatan Inti
• Guru menjelaskan penggunaan KPK dalam perhitungan pecahan dengan
contoh.
• Guru meminta siswa mencoba menyelesaikan soal-soal penjumlahan atau
pengurangan pecahan tidak sejenis menggunakan KPK.
• Guru membagi siswa menjadi beberapa kelompok. Setiap kelompok
mendapat tugas menyederhanakan suatu pecahan menggunakan FPB.
• Guru meminta ketua kelompok menuliskan hasilnya di papan tulis.
• Selanjutnya, guru membahas satu per satu.
• Guru memberi kesempatan kepada siswa untuk bertanya.
3. Kegiatan Akhir
• Guru meminta siswa membuat rangkuman tentang materi yang diterima-
nya pada pertemuan ini.
• Guru memberikan kata-kata pujian kepada siswa atas keaktifannya
mengikuti proses pembelajaran.

V. Alat/Bahan/Sumber Belajar
1. Alat/Bahan
• Kalkulator
2. Sumber Belajar
• Buku Matematika Gemar Berhitung 4A halaman 100–105

VI. Penilaian
1. Tertulis
Contoh soal:
1. a. KPK dari 4 dan 7 adalah ....
b. KPK dari 12 dan 18 adalah ....
3 ... ...
+ = + 2. 4
5 7 ... ... KPK dari penyebut 5 dan 7 adalah ....
...
= ... +
... ...
= ...
...
3
+ = .... (Gunakan KPK) 3. 7



2. Kinerja/Perbuatan
• Tingkah laku siswa, minat belajar, sikap, keaktifan dalam bertanya dan
menjawab pertanyaan, serta keaktifan siswa dalam proses belajar
mengajar.
3. Penugasan/Proyek
• Guru memeriksa dan mengecek apakah tugas yang diberikan ke siswa
dapat terselesaikan dengan baik atau tidak.
















Mengetahui, ......................, ..................
Kepala Sekolah Guru Matematika





Huda Arifin, S.Ag Surya Rahmiyati, S.Pd

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran

Mata Pelajaran : Matematika
Kelas/Semester : IV/1
Pertemuan Ke- : 36
Alokasi Waktu : 2 × 35 menit
Standar Kompetensi : 2. Memahami dan menggunakan faktor dan kelipatan
dalam pemecahan masalah
Kompetensi Dasar : 2.3 Menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan KPK dan FPB
Indikator : 1. Memecahkan soal cerita yang berkaitan dengan KPK dan FPB

I. Tujuan Pembelajaran
• Siswa dapat memecahkan soal cerita yang berkaitan dengan KPK dan FPB.

II. Materi Ajar
• Soal-soal cerita yang berkaitan dengan KPK dan FPB.

III. Metode Pembelajaran
1. Informasi/Ceramah
2. Diskusi
3. Tanya jawab

IV. Langkah-Langkah Pembelajaran

Pertemuan ke-36 (2 × 35 menit)
1. Kegiatan Awal
• Motivasi dari guru.
• Guru menjelaskan tujuan pembelajaran.
• Guru mengajak siswa mengingat sekilas pembelajaran yang lalu.
2. Kegiatan Inti
• Guru memberikan contoh soal cerita yang berkaitan dengan KPK, kemu-
dian menjelaskan penyelesaiannya.
• Guru memberi soal-soal yang relevan dengan materi yang baru diajarkan
dan siswa diminta menyelesaikannya.
• Jika siswa sudah memahami materi yang diajarkan, guru meminta siswa
latihan mengerjakan soal-soal Uji Kamampuan Diri Bab 2.
3. Kegiatan Akhir
• Guru membahas soal-soal Uji Kemampuan Diri Bab 2.
• Guru menutup pembelajaran dengan memberikan tugas kepada siswa.

V. Alat/Bahan/Sumber Belajar
1. Alat/Bahan
• Kantong/kotak
• Biji-bijian, kelereng, dan benda lain yang diperlukan
• Kalkulator
2. Sumber Belajar
• Buku Matematika Gemar Berhitung 4A halaman 106–110

VI. Penilaian
1. Tertulis
Contoh soal:
Selesaikan soal-soal berikut.
1. Edi memiliki 20 kelereng merah dan 15 kelereng biru. Kelereng-kelereng
tersebut akan dimasukkan ke dalam kotak-kotak.Tiap kotak berisi kedua
jenis kelereng dengan jumlah yang sama.
a. Berapa banyak kotak yang diperlukan?
b. Berapa jumlah kelereng merah dan berapa jumlah kelereng biru dalam
setiap kotak?
2. Dua orang anak masing-masing membunyikan trompet setiap 40 menit
dan setiap 30 menit. Keduanya membunyikan bersama-sama untuk
pertama kali pada pukul 9.00. Pukul berapa keduanya membunyikan
trompet bersama-sama untuk kedua kalinya?

2. Kinerja/Perbuatan
• Tingkah laku siswa, minat belajar, sikap, keaktifan dalam bertanya dan
menjawab pertanyaan, serta keaktifan siswa dalam proses belajar
mengajar.
3. Penugasan/Proyek
• Guru memeriksa dan mengecek apakah tugas yang diberikan ke siswa
dapat terselesaikan dengan baik atau tidak.





























Mengetahui, ......................, ..................
Kepala Sekolah Guru Matematika



Huda Arifin, S.Ag Surya Rahmiyati, S.Pd

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran

Mata Pelajaran : Matematika
Kelas/Semester : IV/1
Pertemuan Ke- : 37, 38, 39, 40, 41, dan 42
Alokasi Waktu : 12 × 35 menit
Standar Kompetensi : 3. Menggunakan pengukuran sudut, panjang, dan berat dalam
pemecahan masalah
Kompetensi Dasar :
3.1 Menentukan besar sudut dengan satuan tidak baku dan satuan derajat

Indikator : 1. Mengenal besar sudut
2. Membandingkan besar dua sudut
3. Mengukur besar sudut dengan sudut satuan tidak baku
4. Mengukur sudut dengan menggunakan busur derajat
5. Mengidentifikasi sudut siku-siku dari bangun datar
dan benda-benda di sekitar
6. Mengenal sudut siku-siku dengan menggunakan empat
arah mata angin
7. Menentukan besar sudut satu putaran, setengah putaran,
dan seperempat putaran dalam derajat

I. Tujuan Pembelajaran
1. Siswa dapat mengenal besar sudut.
2. Siswa dapat membandingkan besar dua sudut.
3. Siswa dapat mengukur besar sudut dengan sudut satuan tidak baku.
4. Siswa dapat mengukur sudut dengan menggunakan busur derajat.
5. Siswa dapat mengidentifikasi sudut siku-siku dari bangun datar dan benda-
benda di sekitar.
6. Siswa dapat mengenal sudut siku-siku dengan menggunakan empat arah
mata angin.
7. Siswa dapat menentukan besar sudut satu putaran, setengah putaran, dan
seperempat putaran dalam derajat.

II. Materi Ajar
• Pengukuran

III. Metode Pembelajaran
1. Informasi/Ceramah
2. Demonstrasi
3. Diskusi
4. Tanya jawab

IV. Langkah-Langkah Pembelajaran

Pertemuan ke-37 (2 × 35 menit)
1. Kegiatan Awal
• Motivasi dari guru.
• Guru mengajak siswa mengingat sekilas pembelajaran yang lalu.
• Guru menjelaskan tujuan pembelajaran.
2. Kegiatan Inti
• Guru membuat sudut dari lidi atau kawat yang dipatahkan tetapi tidak
sampai putus. Kemudian, guru menjelaskan unsur-unsur sudut (titik
sudut, kaki sudut, sudut).
• Guru menggambar sebuah sudut, kemudian menjelaskan cara memberi
nama sudut.
• Guru meminta siswa mendiskusikan materi yang ada di kolom ”Ayo
Diskusi” pada buku siswa halaman 113.
• Guru memberi kesempatan kepada siswa untuk bertanya.


3. Kegiatan Akhir
• Guru mengecek sejauh mana keberhasilan pembelajaran siswa dengan
memberi beberapa pertanyaan penjajakan secara acak.
• Guru memberikan kata-kata pujian kepada siswa karena keaktifannya
mengikuti proses pembelajaran.
• Guru menutup pembelajaran dengan memberikan tugas kepada siswa.

Pertemuan ke-38 (2 × 35 menit)
1. Kegiatan Awal
• Motivasi dari guru.
• Guru menjelaskan tujuan pembelajaran.
• Guru menanyakan kembali apakah siswa sudah memahami materi
sebelumnya.
2. Kegiatan Inti
• Guru menggambar dua buah sudut dengan besar sudut berbeda, kemudian
menanyakan kepada siswa sudut manakah yang lebih besar.
• Guru menjelaskan bagaimana cara membandingkan besar sudut, yaitu
dengan memerhatikan garis lengkung.
• Guru memberi kesempatan kepada siswa untuk bertanya.
• Guru meminta siswa mengerjakan soal-soal yang relevan.
3. Kegiatan Akhir
• Guru memberikan pertanyaan penjajakan kepada siswa secara acak.
• Guru memberikan kata-kata pujian kepada siswa atas keaktifan dan
kesungguhannya mengikuti proses pembelajaran.
• Guru mengingatkan siswa agar mengulang kembali materi yang diterima-
nya di rumah.

Pertemuan ke-39 (2 × 35 menit)
1. Kegiatan Awal
• Motivasi dari guru.
• Guru mengajak siswa untuk mengingat sekilas pembelajaran yang lalu.
• Guru menjelaskan tujuan pembelajaran.
2. Kegiatan Inti
• Guru membuat sudut dengan ukuran yang berbeda, kemudian mengimpit-
kan sudut yang kecil di atas sudut yang besar sehingga akan diperoleh
besar sudut yang besar.
• Guru mendemonstrasikan cara mengukur sudut dengan busur derajat
dan menjelaskan langkah-langkahnya.
• Guru meminta salah satu siswa mendemonstrasikan cara mengukur besar
sudut dengan busur derajat.
• Guru memberi kesempatan kepada siswa untuk bertanya.
• Selanjutnya, guru meminta siswa mengerjakan soal-soal yang ada di
buku siswa halaman 118.
3. Kegiatan Akhir
• Guru mengecek hasil pekerjaan siswa.
• Guru memberi kata-kata pujian kepada siswa atas keaktifan dan
kesungguhannya mengikuti proses belajar mengajar.
• Guru memberi tugas kepada siswa.

Pertemuan ke-40 (2 × 35 menit)
1. Kegiatan Awal
• Motivasi dari guru.
• Guru mengajak siswa mengingat sekilas pembelajaran yang lalu.
• Guru menjelaskan tujuan pembelajaran.
2. Kegiatan Inti
• Guru mendemonstrasikan cara membuat sudut siku-siku dari kertas, siswa
mengikuti/ikut mempraktikkan.
• Setelah terbentuk, guru meminta siswa menggunakannya untuk meng-
ukur sudut pada pojok meja, pojok buku, atau pojok papan tulis.
• Guru menjelaskan bahwa jika kertas siku-siku berimpit dengan benda
yang diukur, berarti pojok-pojok tersebut membentuk sudut siku-siku.
• Guru memberi kesempatan kepada siswa untuk bertanya.
3. Kegiatan Akhir
• Guru memberi kata-kata pujian kepada siswa atas keaktifan dan kesung-
guhannya mengikuti proses belajar mengajar.
• Guru memberi tugas kepada siswa.

Pertemuan ke-41 (2 × 35 menit)
1. Kegiatan Awal
• Guru mengulang sebentar materi pembelajaran yang lalu.
• Guru menjelaskan tujuan pembelajaran.
2. Kegiatan Inti
• Guru menggambar kerangka arah mata angin. Kemudian guru meminta
siswa melengkapi kerangka arah mata angin tersebut.
• Dari gambar tersebut, guru menjelaskan posisi dua arah yang membentuk
sudut siku-siku. Dalam proses pembelajaran diselingi tanya jawab antara
guru dan siswa.
• Guru memberikan soal-soal yang terkait, kemudian siswa diminta
menyelesaikannya.
3. Kegiatan Akhir
• Guru memberi pertanyaan penjajakan kepada siswa secara acak.
• Guru memberi kata-kata pujian kepada siswa atas keaktifan dan kesung-
guhannya mengikuti proses belajar mengajar.

Pertemuan ke-42 (2 × 35 menit)
1. Kegiatan Awal
• Motivasi dari guru.
• Guru mengajak siswa untuk mengingat sekilas pembelajaran yang lalu.
• Guru menjelaskan tujuan pembelajaran.
2. Kegiatan Inti
• Guru mengajak siswa ke halaman sekolah. Kemudian, salah satu siswa
diminta berjalan mengelilingi tiang bendera dimulai dari suatu titik
sampai kembali ke titik semula.
• Dari kegiatan tersebut, guru menjelaskan bahwa anak/siswa yang berjalan
mengelilingi tiang bendera tadi telah berjalan satu putaran. Besar sudut
satu putaran = 360 .
o
• Selanjutnya guru menjelaskan besar sudut setengah putaran dan
seperempat putaran.
• Guru memberikan soal-soal yang relevan, siswa diminta menyelesai-
kannya.
• Guru memberi kesempatan kepada siswa untuk bertanya.
3. Kegiatan Akhir
• Guru memberikan pertanyaan penjajakan kepada siswa secara acak.
• Guru memberi kata-kata pujian kepada siswa atas keaktifan dan kesung-
guhannya mengikuti proses belajar mengajar.
• Guru memberi tugas kepada siswa.

V. Alat/Bahan/Sumber Belajar
1. Alat/Bahan
• Kertas tipis tembus cahaya
• Busur derajat
• Gambar empat arah mata angin
• Gunting
2. Sumber Belajar
• Buku Matematika Gemar Berhitung 4A halaman 113–120


VI. Penilaian
1. Tertulis atau lisan
Contoh soal:
1. Sudut siku-siku adalah sudut yang besarnya ....
2. Sebuah saputangan memiliki ... sudut siku-siku.
3. Arah utara dan timur membentuk sudut ... putaran.
4. Sudut seperempat putaran besarnya ... derajat.
2. Kinerja/Perbuatan
• Tingkah laku siswa, minat belajar, sikap, keaktifan dalam bertanya dan
menjawab pertanyaan, serta keaktifan siswa dalam proses belajar
mengajar.
3. Penugasan/Proyek
• Guru memeriksa dan mengecek apakah tugas yang diberikan ke siswa
dapat terselesaikan dengan baik atau tidak.
































Mengetahui, ......................, ..................
Kepala Sekolah Guru Matematika




Huda Arifin, S.Ag Surya Rahmiyati, S.Pd

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran

Mata Pelajaran : Matematika
Kelas/Semester : IV/1
Pertemuan Ke- : 43, 44, dan 45
Alokasi Waktu : 6 × 35 menit
Standar Kompetensi : 3. Menggunakan pengukuran sudut, panjang, dan berat
dalam pemecahan masalah
Kompetensi Dasar : 3.2 Menentukan hubungan antarsatuan waktu, panjang, dan berat
Indikator : 1. Menentukan hubungan hari, minggu, bulan, tahun,
windu, dan abad
2. Menentukan hubungan jam, menit, dan detik
3. Menentukan hubungan antarsatuan panjang
4. Menentukan hubungan antarsatuan berat

I. Tujuan Pembelajaran
1. Siswa dapat menentukan hubungan hari, minggu, bulan, tahun, windu, dan
abad.
2. Siswa dapat menentukan hubungan jam, menit, dan detik.
3. Siswa dapat menentukan hubungan antarsatuan panjang.
4. Siswa dapat menentukan hubungan antarsatuan berat.

II. Materi Ajar
• Pengukuran

III. Metode Pembelajaran
1. Informasi/Ceramah
2. Demonstrasi
3. Diskusi
4. Tanya jawab

IV. Langkah-Langkah Pembelajaran

Pertemuan ke-43 (2 × 35 menit)
1. Kegiatan Awal
• Motivasi dari guru.
• Guru mengajak siswa mengingat sekilas pembelajaran yang lalu.
• Guru menjelaskan tujuan pembelajaran.
2. Kegiatan Inti
• Guru menyediakan kalender tahun 2007.
• Kemudian tiga orang siswa bergantian diminta melihat kalender untuk
mengetahui 1 minggu ada berapa hari, 1 bulan ada berapa hari, dan
1 tahun ada berapa bulan.
• Dari kegiatan siswa tersebut, guru menjelaskan hubungan hari, minggu,
bulan, tahun, windu, dan abad.
• Guru meminta siswa secara bergantian mengerjakan soal-soal yang
diberikannya di papan tulis.
• Guru memberikan kesempatan kepada siswa untuk bertanya.
• Jika seluruh siswa telah paham, guru melanjutkan materi pembelajaran
hubungan jam, menit, dan detik beserta contohnya.
• Guru meminta siswa mencoba menyelesaikan soal-soal yang diberikannya.
• Guru membahas beberapa soal yang dianggap sulit.
3. Kegiatan Akhir
• Guru memberi pertanyaan penjajakan kepada siswa secara acak.
• Guru memberikan kata-kata pujian kepada siswa atas keaktifan dan
kesungguhannya mengikuti proses belajar mengajar.
• Guru mengakhiri pembelajaran dengan memberi tugas kepada siswa.

Pertemuan ke-44 (2 × 35 menit)
1. Kegiatan Awal
• Motivasi dari guru.
• Guru menjelaskan tujuan pembelajaran.
• Guru menanyakan kembali apakah siswa sudah memahami materi
sebelumnya.
2. Kegiatan Inti
• Guru menjelaskan hubungan antarsatuan panjang dengan menggunakan
bantuan anak tangga (jika ada) atau gambar anak tangga satuan ukuran
panjang.
• Guru menjelaskan bahwa tiap turun satu tangga berarti dikalikan 10 dan
1 tiap naik satu tangga berarti dibagi 10 atau dikalika. Jika ada tangga, 10
dapat didemonstrasikan.
• Dengan metode tanya jawab, guru menjelaskan contoh soal yang
berkaitan dengan hubungan antarsatuan panjang.
• Guru meminta siswa mengerjakan soal-soal yang relevan dan
membahasnya.
• Guru memberi kesempatan kepada siswa untuk bertanya.
3. Kegiatan Akhir
• Guru memberi pertanyaan penjajakan kepada siswa secara acak.
• Guru memberikan kata-kata pujian kepada siswa atas keaktifan dan
kesungguhannya mengikuti proses pembelajaran.
• Guru memberi tugas kepada siswa.

Pertemuan ke-45 (2 × 35 menit)
1. Kegiatan Awal
• Motivasi dari guru.
• Guru mengajak siswa mengingat sekilas pembelajaran yang lalu.
• Guru menjelaskan tujuan pembelajaran.
2. Kegiatan Inti
• Seperti halnya dalam menjelaskan hubungan antarsatuan panjang, dalam
menjelaskan hubungan antarsatuan berat pun menggunakan anak tangga
atau gambar anak tangga.
• Guru menjelaskan kembali bahwa tiap turun satu tangga berarti dikalikan
10 dan tiap naik satu tangga berarti dibagi 10.
• Guru memberi contoh soal yang berkaitan dengan hubungan antarsatuan berat
• Selanjutnya, siswa diminta mengerjakan soal-soal yang relevan dengan
materi yang diajarkan. Soal-soal dapat diambilkan dari buku siswa atau
dibuat sendiri oleh guru.
• Untuk memperdalam pemahaman siswa, guru dapat menambahkan soal-
soal dari buku referensi lain.
• Guru memberi kesempatan kepada siswa untuk menanyakan hal-hal yang
kurang jelas.
3. Kegiatan Akhir
• Guru memberi pertanyaan-pertanyaan penjajakan kepada siswa tentang
kegiatan pembelajaran secara acak.
• Guru memberi kata-kata pujian kepada siswa atas keaktifan dan kesung-
guhannya mengikuti proses belajar mengajar.
• Guru mengakhiri pembelajaran dengan pemberian tugas kepada siswa.

V. Alat/Bahan/Sumber Belajar
1. Alat/Bahan
• Jam (pengukur waktu)
• Kalender
• Meteran kayu/meteran dari kain
• Timbangan/pengukur berat
2. Sumber Belajar
• Buku Matematika Gemar Berhitung 4A halaman 121–127


VI. Penilaian
1. Tertulis atau lisan
Contoh soal:
1. a. 5 minggu = ... hari
b. 70 hari = ... minggu
2. a 3 bulan = ... hari
b 240 hari = ... bulan
3. a. 2 tahun = ... bulan
b. 72 bulan = ... tahun
4. a. 3 windu = ... tahun
b. 48 tahun = windu
5. a. 2 abad = ... tahun
b. 400 tahun = ... windu
6. 64 tahun = ... windu = ... bulan
7. 4 windu = ... tahun = ... bulan
8. 3 jam = ... menit = ... detik
9. 2 jam lewat 15 menit = ... menit = ... detik
10. 4 jam kurang 10 menit = ... menit = ... detik
11. 35 jam + 180 menit = ... menit = ... detik
12. a. 3.000 m = ... dam = ... km
b 6.000 dam = ... ham = ... km
13. a. 30.000 dm = ... dam = ... hm
b. 6.000 cm = ... m = ... hm
14. a. 4 ton = ... kw
b. 6.000 kg = ... kw
15. a. 8.000 g = ... kg
b. 750 hg = ... kg
2. Kinerja/Perbuatan
• Tingkah laku siswa, minat belajar, sikap, keaktifan dalam bertanya dan
menjawab pertanyaan, serta keaktifan siswa dalam proses belajar mengajar.
3. Penugasan/Proyek
• Guru memeriksa dan mengecek apakah tugas yang diberikan ke siswa
dapat terselesaikan dengan baik atau tidak.













Mengetahui, ......................, ..................
Kepala Sekolah Guru Matematika






Huda Arifin, S.Ag Surya Rahmiyati, S.Pd

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran

Mata Pelajaran : Matematika
Kelas/Semester : IV/1
Pertemuan Ke- : 46
Alokasi Waktu : 2 × 35 menit
Standar Kompetensi : 3. Menggunakan pengukuran sudut, panjang, dan berat
dalam pemecahan masalah
Kompetensi Dasar : 3.3 Menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan satuan
waktu, panjang, dan berat
Indikator : 1. Menyelesaikan soal yang berkaitan dengan satuan
waktu
2. Menyelesaikan soal yang berkaitan dengan satuan
panjang
3. Menyelesaikan soal yang berkaitan dengan satuan
berat
I. Tujuan Pembelajaran
1. Siswa dapat menyelesaikan soal yang berkaitan dengan satuan waktu.
2. Siswa dapat menyelesaikan soal yang berkaitan dengan satuan panjang.
3. Siswa dapat menyelesaikan soal yang berkaitan dengan satuan berat.
II. Materi Ajar
• Soal cerita yang berkaitan dengan satuan waktu, panjang, dan berat
III. Metode Pembelajaran
1. Informasi/Ceramah
2. Diskusi
3. Tanya jawab
IV. Langkah-Langkah Pembelajaran
1. Kegiatan Awal
• Motivasi dari guru.
• Guru mengajak siswa mengingat sekilas pembelajaran yang lalu.
• Guru menjelaskan tujuan pembelajaran.
2. Kegiatan Inti
• Guru memberi contoh soal yang berkaitan dengan satuan waktu.
• Selanjutnya, guru meminta beberapa siswa mengerjakan soal-soal yang
ada di buku siswa halaman 128 di papan tulis.
• Guru memberi contoh soal yang berkaitan dengan satuan panjang dan
berat, kemudian siswa diminta mendiskusikannya.
• Guru membahas hasil diskusi siswa.
• Guru memberikan kesempatan kepada siswa untuk bertanya.
• Siswa diminta mencoba mengerjakan soal-soal yang ada di buku siswa.
3. Kegiatan Akhir
• Guru memberi beberapa pertanyaan penjajakan kepada siswa secara acak.
• Guru menutup pembelajaran dengan memberikan tugas kepada siswa.

V. Alat/Bahan/Sumber Belajar
1. Alat/Bahan
• Kalkulator
2. Sumber Belajar
• Buku Matematika Gemar Berhitung 4A halaman 128–130

VI. Penilaian
1. Tertulis
Contoh soal:
1. Pak Herman pensiun pada tahun 2005. Jika pada waktu itu dia berumur
7 windu kurang 4 tahun, tahun berapa Pak Herman lahir?
2. Pak Yahya berangkat ke pasar menjual mangga pukul 6.00. Pak Yahya
tiba di pasar pukul 6.40. Berapa jam lama perjalanan Pak Yahya?
3. Jarak rumah Andi ke sekolah 300 m. Nyatakan jarak itu dalam kilome-
ter, dekameter, dan desimeter.
4. Sebuah truk memuat ketela rambat. Jumlah muatan truk itu 4 ton. Berapa
kuintalkah itu? Berapa kilogramkah?
2. Kinerja/Perbuatan
• Tingkah laku siswa, minat belajar, sikap, keaktifan dalam bertanya dan
menjawab pertanyaan, serta keaktifan siswa dalam proses belajar
mengajar.
3. Penugasan/Proyek
• Guru memeriksa dan mengecek apakah tugas yang diberikan ke siswa
dapat terselesaikan dengan baik atau tidak.







































Mengetahui, ......................, ..................
Kepala Sekolah Guru Matematika






Huda Arifin, S.Ag Surya Rahmiyati, S.Pd

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran

Mata Pelajaran : Matematika
Kelas/Semester : IV/1
Pertemuan Ke- : 47 dan 48
Alokasi Waktu : 4 × 35 menit
Standar Kompetensi : 3. Menggunakan pengukuran sudut, panjang, dan berat
dalam pemecahan masalah
Kompetensi Dasar : 3.4 Menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan satuan kuantitas
Indikator : 1. Mengenal dan menentukan hubungan antarsatuan kuantitas
2. Menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan satuan kuantitas

I. Tujuan Pembelajaran
1. Siswa dapat mengenal dan menentukan hubungan antarsatuan kuantitas.
2. Siswa dapat menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan satuan kuantitas.

II. Materi Ajar
• Soal atau masalah dalam kehidupan sehari-hari yang berkaitan dengan satuan
Kuantitas

III. Metode Pembelajaran
1. Informasi/Ceramah
2. Diskusi
3. Tanya jawab

IV. Langkah-Langkah Pembelajaran

Pertemuan ke-47 (2 × 35 menit)
1. Kegiatan Awal
• Motivasi dari guru.
• Guru mengajak siswa mengingat sekilas pembelajaran yang lalu.
• Guru menjelaskan tujuan pembelajaran.
2. Kegiatan Inti
• Guru memberikan contoh penggunaan istilah lusin, kodi, gros, dan rim
dalam kehidupan sehari-hari.
• Guru menjelaskan hubungan antarsatuan kuantitas.
• Guru memberikan contoh soal beserta pembahasan mengenai hubungan
antarsatuan kuantitas.
• Guru memberikan beberapa soal di papan tulis, kemudian siswa diminta
menyelesaian soal-soal tersebut dengan berdiskusi.
• Guru membahas hasil diskusi siswa.
• Guru memberi kesempatan kepada siswa untuk menanyakan hal-hal yang
kurang jelas.
3. Kegiatan Akhir
• Guru meminta siswa membuat rangkuman tentang materi yang
diterimanya pada pertemuan ini.
• Guru memberikan kata-kata pujian kepada siswa atas keaktifannya
mengikuti proses pembelajaran.
• Guru mengingatkan siswa agar mengulang kembali materi yang telah
diterimanya di rumah.

Pertemuan ke-48 (2 × 35 menit)
1. Kegiatan Awal
• Motivasi dari guru.
• Guru menjelaskan tujuan pembelajaran.
• Guru mengadakan pretes materi pembelajaran yang lalu.
2. Kegiatan Inti
• Dari hasil pretes tersebut, guru akan mengetahui sejauh mana pemahaman
siswa tentang satuan kuantitas.
• Jika hasil pretes cukup memuaskan, guru dapat melanjutkan mengajarkan
bagaimana penyelesaian soal cerita yang berkaitan dengan satuan kuantitas.
• Dengan metode tanya jawab, guru memberikan contoh soal cerita yang
berkaitan dengan satuan kuantitas.
• Guru meminta beberapa siswa menyelesaikan soal-soal yang ada di buku
siswa di papan tulis. Siswa yang lain mengerjakan di buku tugas.
3. Kegiatan Akhir
• Guru memberi kata-kata pujian kepada siswa atas keaktifan dan kesung-
guhannya mengikuti proses belajar mengajar.
• Guru memberikan tugas kelompok kepada siswa.

V. Alat/Bahan/Sumber Belajar
1. Alat/Bahan
• Sempoa
• Kalkulator
2. Sumber Belajar
• Buku Matematika Gemar Berhitung 4A halaman 130–133

VI. Penilaian
1. Tertulis atau lisan
Contoh soal:
1. Isilah titik-titik berikut.
a. 12 lusin = ... buah
b. 5 kodi = ... buah
c. 3 gros = ... buah
d. 12 rim = ... lembar
2. Selesaikanlah.
a. 2 lusin + 4 gros = ... buah
b. 3 gros – 4 lusin = ... buah
c. 12 rim – 3.000 lembar = ... lembar
d. 50 lembar + 5 kodi = ... lembar
3. Seorang pedagang pakaian membeli 4 kodi kain sarung. Kemudian, ia
membeli lagi 5 kodi kain sarung. Berapa lembarkah kain sarung pedagang
itu?
4. Jumlah murid SD Karangagung dan SD Sariagung ada 500 anak. Untuk
ujian semester, tiap anak rata-rata memerlukan 16 lembar kertas. Berapa
rim kertas yang diperlukan kedua SD tersebut untuk ujian semester?
5. Sebuah toko masih memiliki 4 lusin bolpoin. Pemilik toko itu membeli
lagi 7 gros. Beberapa hari kemudian terjual 5 gros lebih 5 lusin. Berapa
buah bolpoin sisanya?
2. Kinerja/Perbuatan
• Tingkah laku siswa, minat belajar, sikap, keaktifan dalam bertanya dan
menjawab pertanyaan, serta keaktifan siswa dalam proses belajar
mengajar.
3. Penugasan/Proyek
• Guru memeriksa dan mengecek apakah tugas yang diberikan ke siswa
dapat terselesaikan dengan baik atau tidak.



Mengetahui, ......................, ..................
Kepala Sekolah Guru Matematika





Huda Arifin, S.Ag Surya Rahmiyati, S.Pd

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran

Mata Pelajaran : Matematika
Kelas/Semester : IV/1
Pertemuan Ke- : 49, 50, dan 51
Alokasi Waktu : 8 × 35 menit
Standar Kompetensi : 4. Menggunakan konsep keliling dan luas bangun datar sederhana
dalam pemecahan masalah
Kompetensi Dasar : 4.1 Menentukan keliling dan luas jajargenjang dan segitiga
Indikator : 1. Menemukan rumus keliling dan luas segitiga
2. Menggunakan rumus keliling dan luas segitiga
3. Menentukan keliling dan luas jajargenjang

I. Tujuan Pembelajaran
1. Siswa dapat menemukan rumus keliling dan luas segitiga.
2. Siswa dapat menggunakan rumus keliling dan luas segitiga.
3. Siswa dapat menentukan keliling dan luas jajargenjang.

II. Materi Ajar
• Keliling dan luas bangun datar

III. Metode Pembelajaran
1. Demonstrasi
2. Diskusi
3. Tanya jawab

IV. Langkah-Langkah Pembelajaran

Pertemuan ke-49 (2 × 35 menit)
1. Kegiatan Awal
• Motivasi dari guru.
• Guru menjelaskan tujuan pembelajaran.
2. Kegiatan Inti
• Guru menggambar sebuah segitiga di papan tulis, kemudian salah seorang
siswa diminta mengukur panjang sisi-sisinya. Panjang ketiga sisi segitiga
kemudian dijumlahkan. Guru menjelaskan bahwa jumlah panjang ketiga
garis sisinya itulah yang dinamakan keliling segitiga.
• Guru memberikan kesempatan kepada siswa untuk menanyakan hal-hal
yang kurang jelas.
• Dengan menggunakan metode demonstrasi dan tanya jawab, guru menje-
laskan cara menemukan rumus luas segitiga. Lihat buku siswa halaman
139–140.
3. Kegiatan Akhir
• Guru memberi kata-kata pujian kepada siswa atas keaktifan dan kesung-
guhannya mengikuti proses belajar mengajar.
• Guru meminta siswa mengulang kembali materi yang diterimanya di
rumah.
• Guru memberi tugas kepada siswa.

Pertemuan ke-50 (2 × 35 menit)
1. Kegiatan Awal
• Motivasi dari guru.
• Guru mengajak siswa mengingat sekilas pembelajaran yang lalu.
• Guru menjelaskan tujuan pembelajaran.
• Guru memeriksa tugas yang diberikan kepada siswa pada pertemuan
yang lalu.

2. Kegiatan Inti
• Guru bersama-sama siswa mendiskusikan penggunaan rumus keliling
dan luas segitiga.
• Guru memberi kesempatan kepada siswa untuk menyatakan hal-hal yang
kurang jelas.
• Guru meminta siswa mengerjakan soal-soal yang berkaitan dengan
keliling dan luas segitiga. Soal-soal dapat diambilkan dari buku siswa
atau referensi lain.
3. Kegiatan Akhir
• Guru memberikan beberapa pertanyaan penjajakan kepada siswa secara
acak.
• Guru memberikan soal tambahan kepada siswa.
• Guru mengakhiri pembelajaran dengan pemberian tugas.
× Pertemuan ke-51 (2 35 menit)
1. Kegiatan Awal
• Motivasi dari guru.
• Guru mengajak siswa mengingat sekilas pembelajaran yang lalu.
• Guru menjelaskan tujuan pembelajaran.
2. Kegiatan Inti
• Guru membimbing siswa mendiskusikan keliling dan luas jajargenjang.
• Selanjutnya, guru membimbing siswa mendiskusikan sifat-sifat atau ciri-
ciri jajargenjang untuk pengayaan.
• Guru memberi contoh soal penggunaan rumus keliling dan luas
jajargenjang.
• Guru memberi kesempatan kepada siswa untuk menanyakan hal-hal yang
kurang jelas.
• Guru meminta siswa mengerjakan soal-soal yang berkaitan dengan
keliling dan luas jajargenjang.
3. Kegiatan Akhir
• Guru memberi beberapa pertanyaan penjajakan kepada siswa secara acak.
• Guru memberi kata-kata pujian kepada siswa atas keaktifan dan
kesungguhannya mengikuti proses belajar mengajar.
• Guru mengakhiri pertemuan dengan pemberian tugas kepada siswa.

V. Alat/Bahan/Sumber Belajar
1. Alat/Bahan
• Penggaris sentimeter
• Penggaris meter
• Kertas berpetak
• Kalkulator
2. Sumber Belajar
• Buku Matematika Gemar Berhitung 4A halaman 139–146

VI. Penilaian
1. Tertulis
Contoh soal:
Selesaikanlah soal-soal berikut.
1. Rumus keliling segitiga adalah ....
2. Rumus luas segitiga adalah ....
3. Keliling segitiga adalah ...
4. Diketahui segitiga dengan panjang alas 28 cm dan tinggi 18 cm. Luas
segitiga tersebut adalah ... cm .
2
5. Luas sebuah jajargenjang adalah 84 cm , sedangkan panjang alasnya
2
12 cm. Tinggi jajargenjang tersebut adalah ... cm.


2. Kinerja/Perbuatan
• Tingkah laku siswa, minat belajar, sikap, keaktifan dalam bertanya dan
menjawab pertanyaan, serta keaktifan siswa dalam proses belajar
mengajar.
3. Penugasan/Proyek
• Guru memeriksa dan mengecek apakah tugas yang diberikan ke siswa
dapat terselesaikan dengan baik atau tidak.



































Mengetahui, ......................, ..................
Kepala Sekolah Guru Matematika




Huda Arifin, S.Ag Surya Rahmiyati, S.Pd

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran

Mata Pelajaran : Matematika
Kelas/Semester : IV/1
Pertemuan Ke- : 52, 53, dan 54
Alokasi Waktu : 6 × 35 menit
Standar Kompetensi : 4. Menggunakan konsep keliling dan luas bangun datar
sederhana dalam pemecahan masalah
Kompetensi Dasar : 4.2 Menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan keliling dan luas
Indikator : 1. Menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan
keliling dan luas segitiga
2. Menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan
keliling dan luas jajargenjang
3. Menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan
keliling dan luas gabungan beberapa bangun datar

I. Tujuan Pembelajaran
1. Siswa dapat menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan keliling dan
luas segitiga.
2. Siswa dapat menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan keliling dan
luas jajargenjang.
3. Siswa dapat menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan keliling dan
luas gabungan beberapa bangun datar.

II. Materi Ajar
• Keliling dan luas bangun datar sederhana

III. Metode Pembelajaran
1. Informasi/Ceramah
2. Diskusi
3. Tanya jawab

IV. Langkah-Langkah Pembelajaran

Pertemuan ke-52 (2 × 35 menit)
1. Kegiatan Awal
• Motivasi dari guru.
• Guru mengajak siswa mengingat sekilas pembelajaran yang lalu.
• Guru menjelaskan tujuan pembelajaran.
2. Kegiatan Inti
• Dengan menggunakan metode informasi, guru memberikan contoh soal
cerita yang berkaitan dengan keliling dan luas segitiga.
• Guru memberikan kesempatan kepada siswa untuk bertanya.
• Guru memberikan satu soal di papan tulis kemudian salah seorang siswa
diminta menyelesaikannya.
• Selanjutnya, siswa diminta mencoba menyelesaikan soal-soal cerita yang
ada di buku siswa.
3. Kegiatan Akhir
• Guru memberi beberapa pertanyaan penjajakan kepada siswa secara acak.
• Guru memberikan kata-kata pujian kepada siswa atas keaktifannya
mengikuti proses pembelajaran.

Pertemuan ke-53 (2 × 35 menit)
1. Kegiatan Awal
• Motivasi dari guru.
• Guru menjelaskan tujuan pembelajaran.
2. Kegiatan Inti
• Guru memberikan contoh soal cerita yang berkaitan dengan keliling dan
luas jajargenjang, kemudian siswa diminta mendiskusikan penyelesaian-
nya.
• Guru menyimpulkan hasil diskusi siswa.
• Guru memberikan kesempatan kepada siswa untuk menanyakan hal-hal
yang kurang jelas.
• Selanjutnya, guru meminta siswa mencoba/latihan mengerjakan soal-
soal cerita yang berkaitan dengan keliling dan luas jajargenjang.
3. Kegiatan Akhir
• Guru memberikan beberapa pertanyaan penjajakan secara acak kepada
siswa.
• Guru mengakhiri pembelajaran dengan memberi tugas kepada siswa.

Pertemuan ke-54 (2 × 35 menit)
1. Kegiatan Awal
• Motivasi dari guru.
• Guru mengajak siswa mengingat sekilas pembelajaran yang lalu.
• Guru menjelaskan tujuan pembelajaran.
2. Kegiatan Inti
• Dengan metode tanya jawab, guru memberikan contoh soal cerita yang
berkaitan dengan keliling gabungan beberapa bangun datar beserta
penyelesaiannya.
• Guru memberi kesempatan kepada siswa untuk menanyakan hal-hal yang
kurang jelas.
• Guru meminta beberapa siswa mengerjakan soal-soal yang ada dalam
buku siswa halaman 150–151 di papan tulis. Siswa yang lain mengerjakan
di buku tugas.
• Guru memberi contoh soal yang berkaitan dengan luas gabungan bangun
datar, kemudian siswa diminta mendiskusikan penyelesaiannya.
• Guru menyimpulkan hasil diskusi siswa.
3. Kegiatan Akhir
• Guru memberi kata-kata pujian kepada siswa atas keaktifan dan kesung-
guhannya mengikuti proses belajar mengajar.
• Guru mengakhiri pembelajaran dengan memberi PR 2–3 soal kepada
siswa.
V. Alat/Bahan/Sumber Belajar
1. Alat/Bahan
• Penggaris sentimeter
• Kertas/buku berpetak
• Kalkulator
2. Sumber Belajar
• Buku Matematika Gemar Berhitung 4A halaman 147–153
VI. Penilaian
1. Tertulis
Contoh soal:
Selesaikanlah soal-soal berikut.
Gabungan bangun datar di samping terdiri atas dua bangun jajargenjang dan satu
segitiga. Luas bangun tersebut adalah
...satuan petak persegi.

2. Kinerja/Perbuatan
• Tingkah laku siswa, minat belajar, sikap, keaktifan dalam bertanya dan
menjawab pertanyaan, serta keaktifan siswa dalam proses belajar
mengajar.
3. Penugasan/Proyek
• Guru memeriksa dan mengecek apakah tugas yang diberikan ke siswa
dapat terselesaikan dengan baik atau tidak.

Mengetahui, ......................, ..................
Kepala Sekolah Guru Matematika



Huda Arifin, S.Ag Surya Rahmiyati

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar